Berita

SAR Kerahkan Drone: Cari Empat WNA yang Hilang di Labuan Bajo

134
×

SAR Kerahkan Drone: Cari Empat WNA yang Hilang di Labuan Bajo

Sebarkan artikel ini
3f528546d5709a33f6840df129504096.jpg
3f528546d5709a33f6840df129504096.jpg

Labuan Bajo – Tim SAR gabungan terus berupaya mencari empat warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal motor Putri Sakinah di perairan Taman Nasional Komodo, Selat Padar, sejak Jumat (26/12/2025) malam. Keempatnya merupakan satu keluarga yang tengah berlibur.

Polda NTT mengerahkan berbagai teknologi canggih untuk mempercepat pencarian korban dan bangkai kapal. Sonar system dikerahkan untuk mendeteksi objek di dasar laut, didukung ROV (drone bawah air) untuk observasi visual. Tim penyelam profesional dari Ditpolairud Polda NTT juga diterjunkan.

Area pencarian diperluas hingga radius 5,25 mil laut. Armada laut seperti RIB, kapal patroli KPC Ditpolairud, dan KN SAR Puntadewa milik Basarnas dikerahkan untuk menyisir perairan.

“Sejak malam kejadian, Ditpolairud Polda NTT bersama tim SAR gabungan telah mengevakuasi korban selamat dan melakukan penyisiran intensif di laut,” kata Kepala Bidang Humas Polda NTT Komisaris Besar Henry Novika Chandra, Senin (29/12/2025).

Kapal wisata KM Putri Sakinah membawa 11 orang, terdiri dari enam WNA Spanyol, seorang pemandu wisata, dan empat anak buah kapal. Kapal tersebut bertolak dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Namun, ombak besar menghantam kapal sekitar setengah jam perjalanan, menyebabkan mesin mati dan kapal tenggelam.

Tujuh penumpang berhasil diselamatkan, termasuk Kapten KM Putri Sakinah Lukman, tiga anak buah kapal, seorang pemandu wisata, dan dua WNA Spanyol bernama Ortuno Andrea dan Mar Martinez Ortuno.

Empat korban yang masih dalam pencarian adalah Martin Carreras Fernando, Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier.

Pelatih Sepak Bola Putri Valencia Jadi Korban

Kabar duka menyelimuti klub sepak bola Real Madrid. Salah satu korban dalam peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakinah adalah pelatih tim sepak bola putri Valencia CF, Martin Carreras Fernando.

Real Madrid menyampaikan belasungkawa melalui laman resminya. “Presiden dan Dewan Direksi Real Madrid sangat sedih mengetahui meninggalnya Fernando Martín, pelatih Women B Valencia C.F., dan tiga anaknya dalam kecelakaan perahu yang tragis di Indonesia,” tulis pernyataan resmi klub.

Fernando Martin berusia 44 tahun. Tiga anaknya yang turut menjadi korban masing-masing berusia 12, 10, dan 9 tahun.

Polda NTT berkoordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Spanyol, Kementerian Pariwisata, dan instansi terkait lainnya untuk mendampingi keluarga korban dan mendukung proses investigasi. “Kami memastikan seluruh penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan berlandaskan nilai kemanusiaan,” tegas Henry.