Roma – Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) memberikan pengakuan atas kontribusi Indonesia dalam pembangunan sektor pangan dan pertanian global.

Pengakuan ini diberikan melalui Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST).

Penghargaan diserahkan dalam acara Global Technical Recognition Ceremony di Kantor Pusat FAO, Roma, Italia, Rabu (15/10/2025).

Indonesia menjadi salah satu dari 18 penerima penghargaan KSST dalam dua kategori.

Kategori tersebut adalah Country-Level Recognition dan Institutional-Level Recognition.

Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian (Kementan) Ali Jamil menyatakan, penghargaan ini adalah simbol transformasi Indonesia menjadi solusi bagi pertanian dunia.

“Penghargaan ini pengakuan dunia atas peran strategis Indonesia sebagai penyedia solusi pertanian bagi negara berkembang,” kata Ali Jamil dalam keterangan Jumat (17/10/2025).

Pada kategori Country-Level, FAO mengapresiasi peran Indonesia dalam mendorong transformasi pertanian dan ketahanan pangan global melalui program KSST.

Program ini selaras dengan FAO Strategic Framework 2022-2031 dan visi “Four Betters” (better production, better nutrition, better environment, better life).

Selama dua dekade terakhir, Kementan telah melaksanakan inisiatif KSST untuk 74 negara.

Inisiatif tersebut berupa pengiriman 190 tenaga ahli, 400 alat dan mesin pertanian, 5.000 dosis semen beku, serta pelatihan bagi lebih dari 1.500 peserta dari Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Pasifik.

Indonesia juga mendirikan pusat pelatihan regional di Tanzania, Gambia, dan Fiji, serta mendukung pemulihan produksi pangan di Madagaskar dan Sudan.

Pada kategori Institutional-Level, penghargaan diberikan kepada Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari sebagai Centre of Excellence dalam reproduksi ternak.

BBIB Singosari menyuplai lebih dari 60 persen semen beku nasional, membuka ribuan lapangan kerja, serta meningkatkan nilai ekonomi peternakan nasional.

Secara internasional, BBIB Singosari telah melatih lebih dari 300 profesional dari 36 negara dan menjalin kerja sama dengan JICA dan Islamic Development Bank (IsDB).

Kegiatan Global Technical Recognition Ceremony dihadiri oleh pimpinan FAO, perwakilan negara anggota, organisasi internasional, dan mitra pembangunan global.

Sebelumnya, Plt Sekjen Kementan menyampaikan komitmen Indonesia dalam memperkuat SSTC pada sesi Ministerial Dialogue on SSTC.

Dalam forum tersebut, Direktur Jenderal FAO, Director of UN Office for South-South Cooperation, dan Delegasi Tanzania menyampaikan apresiasi atas kontribusi konkret Indonesia melalui berbagai program KSST.

Apresiasi terhadap Indonesia juga termasuk dalam hal inisiatif yang berakar dari semangat Bandung Conference tahun 1955.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *