Berita

PT ASI Gandeng PMI Sumbar Percepat Penyaluran Bantuan untuk Korban Bencana

75
×

PT ASI Gandeng PMI Sumbar Percepat Penyaluran Bantuan untuk Korban Bencana

Sebarkan artikel ini
img 20251206 wa0004
Foto : Internet

FENESIA – PT Artama Sentosa Indonesia (ASI) memilih menggandeng PMI Sumatera Barat untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan perusahaannya. Kemarin, tim PT ASI bersama tim PMI Sumbar mengantar bantuan langsung kepada warga terdampak bencana di Guo Lubuak Tampuruang Kuranji, Padang.

Bantuan tersebut berupa paket sembako, peralatan dapur, perlengkapan kebersihan, karpet, serta kebutuhan mendesak lainnya. Seluruh barang diserahkan langsung kepada para korban agar proses distribusi berjalan lebih cepat dan terarah.

Menurut Pimpinan PT ASI, R. Yusuful Adha Thamrin Rifai, serta Sekretaris PMI Sumbar, Refdiamond, penyaluran ini merupakan bagian kepedulian perusahaan melalui program CSR. PT ASI bergerak di bidang pengangkutan dan pemusnahan limbah medis sehingga perusahaan menilai dukungan terhadap lingkungan sosial menjadi hal penting.

“Jangan lihat volumenya, namun lihat perhatiannya. Kita akan mengajak perusahaan pemusnah limbah medis lainnya untuk ikut membantu para korban,” ujar Yusuf. Ia juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Dewan Harian Daerah Angkatan 45 Sumatera Barat.

Bantuan tersebut diterimakan melalui tim PMI Kota Padang yang bertugas di posko Guo Lubuak Tampuruang sejak hari pertama banjir bandang melanda. Selanjutnya, tim PMI Kota Padang menyusun daftar penerima bantuan sesuai kuota yang tersedia agar penyaluran berlangsung tepat sasaran.

“Insya Allah kita terus menggalang dukungan untuk mempercepat pemulihan, baik bantuan darurat maupun pembangunan hunian sementara bagi pengungsi,” ujar Refdiamond. Ia didampingi Ketua Bidang Humas PMI Sumbar, Eko Yanche Edrie.

Sehari sebelumnya, PT ASI menyerahkan bantuan secara resmi kepada PMI melalui Ketua PMI Sumbar, H. Aristo Munandar. Proses itu turut disaksikan senator Jawa Barat, Alfiansyah Bustami atau Komeng, yang datang sebagai relawan PMI Pusat untuk melakukan trauma healing di berbagai lokasi bencana.