Berita

Prabowo Tiba di Rusia, Agendakan Pertemuan Bilateral dengan Presiden Putin

26
×

Prabowo Tiba di Rusia, Agendakan Pertemuan Bilateral dengan Presiden Putin

Sebarkan artikel ini
8ac2299909859186ff3fbdd27f14daa6.jpg
8ac2299909859186ff3fbdd27f14daa6.jpg

Moskow – Presiden Prabowo Subianto memulai rangkaian kunjungan kerja di Rusia dengan mendarat di Bandara Vnukovo-2, Moskow, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat. Lawatan ini difokuskan pada penguatan kerja sama bilateral di tengah dinamika geopolitik global.

Setibanya di Moskow, Presiden Prabowo disambut langsung oleh sejumlah pejabat Rusia, yakni Deputy Foreign Minister Andrey Rudenko dan Director of State Protocol Department Igor Bogdashev. Hadir pula Duta Besar RI untuk Federasi Rusia Jose Tavares serta Atase Pertahanan RI Marsma TNI Budi Susilo.

Agenda utama lawatan ini adalah pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan tingkat tinggi tersebut direncanakan membahas penguatan kemitraan strategis, khususnya dalam sektor energi dan berbagai bidang prioritas lainnya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kunjungan ini memiliki urgensi tinggi mengingat situasi global yang sedang menantang, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, dialog antara kedua pemimpin akan menjadi krusial dalam menyikapi dinamika tersebut.

Pemerintah Indonesia disebut ingin memastikan stabilitas pasokan energi nasional, termasuk ketersediaan minyak melalui keberlanjutan kerja sama dengan Rusia. Selain itu, kedua pemimpin akan bertukar pandangan terkait perkembangan geopolitik untuk menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh delegasi terbatas, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Rombongan tersebut lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Ahad malam.

Kunjungan ini merupakan lawatan ketiga Presiden Prabowo ke Rusia selama menjabat. Sebelumnya, ia telah melakukan pertemuan serupa dengan Presiden Putin pada Juni dan Desember 2025. Pemerintah Indonesia memandang Rusia sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi global.