BeritaNasionalPolitik

Prabowo Sentil Pemborosan Anggaran Daerah, Soroti Mobil Dinas Rp8 Miliar

84
×

Prabowo Sentil Pemborosan Anggaran Daerah, Soroti Mobil Dinas Rp8 Miliar

Sebarkan artikel ini
prabowo-sebut-penggunaan-anggaran-di-daerah-tak-produktif,-singgung-pembelian-mobil-dinas-gubernur-rp-8-miliar
prabowo sebut penggunaan anggaran di daerah tak produktif, singgung pembelian mobil dinas gubernur rp 8 miliar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran daerah yang dinilai belum produktif. Ia menyinggung pembelian mobil dinas kepala daerah hingga Rp8 miliar.

Prabowo menilai masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi. Salah satunya, pembangunan jembatan desa.

Namun, anggaran daerah justru dipakai untuk hal yang tidak prioritas.

“Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi tidak dilaksanakan,” kata Prabowo, Kamis, di kediamannya, Hambalang, Bogor.

Ia mencontohkan soal jembatan desa. Menurutnya, rakyat harus teriak dulu, baru presiden turun tangan.

“Maaf, ada dana desa, ke mana dananya? Bupati ke mana, dana gubernur? Tapi, okelah, saya ambil tanggung jawab. Jadi, kita harus terbuka, kita harus fair,” ujarnya.

Prabowo menilai pola belanja daerah saat ini belum efisien. Termasuk penggunaan anggaran untuk fasilitas pejabat.

“Banyak pejabat itu, menurut saya, ini tidak efisien. Anda lihat sendiri. Kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah, dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” kata Prabowo.

Sebagai perbandingan, Prabowo menggunakan mobil dinas buatan dalam negeri. Harganya jauh lebih murah.

“Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya Rp700 juta itu. Mungkin karena ini Presiden, ada antipeluru, mungkin jadi Rp1 miliar. Tapi, tidak sampai Rp8 miliar. Kita selidiki semua, efisiensi,” tegasnya.

Prabowo menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab kepala daerah. Terutama dalam mengelola anggaran publik untuk kepentingan rakyat.

“Habis itu kunjungan kerja-kunjungan kerja, sudahlah itu yang kita minta. Kesadaran, rasa tanggung jawab, iya kan?” ujarnya.

Ia mengingatkan tugas utama kepala daerah adalah melayani masyarakat. Bukan sekadar menghabiskan anggaran.

“Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” pungkas Prabowo.