BeritaPolitik

Prabowo Minta Mendagri Proses Pencopotan Bupati Aceh Selatan

83
×

Prabowo Minta Mendagri Proses Pencopotan Bupati Aceh Selatan

Sebarkan artikel ini
prabowo-minta-mendagri-copot-bupati-aceh-selatan-umrah-saat-bencana
prabowo minta mendagri copot bupati aceh selatan umrah saat bencana

Aceh Besar – Presiden Prabowo Subianto berang atas tindakan Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, yang memilih umrah saat wilayahnya dilanda banjir dan longsor.

Prabowo bahkan meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk memproses pencopotan Mirwan dari jabatannya.

“Kalau yang mau lari, lari aja nggak apa-apa. Dicopot Mendagri bisa ya, diproses,” tegas Prabowo saat rapat percepatan penanganan bencana di Sumatra, Minggu (7/12).

Prabowo menilai tindakan Mirwan sebagai bentuk desersi, layaknya seorang tentara yang meninggalkan anak buahnya di tengah bahaya.

“Ini kalau tentara namanya desersi, itu dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah, aduh itu tidak bisa tuh, sorry tuh,” imbuhnya.

Kemarahan Prabowo dipicu oleh keputusan Mirwan meninggalkan Aceh Selatan yang tengah dilanda bencana untuk melaksanakan ibadah umrah.

Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Mirwan terkait tindakannya tersebut.

Sebelumnya, Mirwan MS menjadi sorotan publik setelah diketahui pergi umrah di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda 11 kecamatan di Aceh Selatan.

Mirwan bahkan menerbitkan surat ketidaksanggupan dalam penanganan tanggap darurat banjir dan longsor sebelum keberangkatannya.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengklaim telah menolak permohonan izin umrah Mirwan karena Aceh sedang dilanda bencana.

Partai Gerindra juga telah memecat Mirwan sebagai kader partai atas tindakannya yang dianggap tidak bertanggung jawab.

Di sisi lain, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang terus berjuang tanpa lelah untuk membantu rakyatnya yang terdampak bencana.

“Terima kasih para bupati, kalian yang terus berjuang untuk rakyat, memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan,” ujarnya.

Prabowo juga mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi lapangan yang memprihatinkan, dengan banyaknya lahan pertanian dan perumahan yang rusak akibat bencana.