Berita

Polri Kerahkan Helikopter Angkut Bantuan ke Aceh Tamiang Akibat Banjir

82
×

Polri Kerahkan Helikopter Angkut Bantuan ke Aceh Tamiang Akibat Banjir

Sebarkan artikel ini
757af2a44e6215568c4e15fd771ea5c8.jpg
757af2a44e6215568c4e15fd771ea5c8.jpg

Aceh Tamiang – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bergerak cepat mendistribusikan total 348 kilogram bantuan logistik ke Kabupaten Aceh Tamiang pada Jumat, 5 Desember 2025. Pengiriman vital ini dilakukan menggunakan satu unit helikopter AW169 (P-3303) guna memastikan kebutuhan warga terdampak bencana segera terpenuhi melalui jalur udara.

Penerbangan misi kemanusiaan ini menempuh rute dari Polda Aceh, melintasi Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), menuju Aceh Tamiang, lalu ke Bandara Internasional Kuala Namu, dan kembali ke SIM. Operasi ini merupakan bagian dari tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda Kalimantan Tengah sebagai cadangan atau dukungan bagi Polda Aceh dalam penanganan bencana.

Beragam logistik krusial yang diangkut meliputi air mineral, dua koli mesin air, empat koli obat-obatan, satu koli rak galon, lima koli alat komunikasi, hingga sembilan koli biskuit. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak di wilayah tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan komitmen Polri untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran. “Pengiriman logistik melalui jalur udara ini menjadi langkah cepat Polri untuk memastikan kebutuhan warga terdampak bencana segera terpenuhi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat.

Helikopter AW169 lepas landas pada pukul 08.30 WIB dari Bandara Sultan Iskandar Muda. Bantuan tersebut kemudian berhasil diturunkan di titik distribusi yang telah ditentukan, yakni di Islamic Center, Kabupaten Aceh Tamiang.

Trunoyudo menambahkan, Polri akan terus memonitor perkembangan situasi di Aceh Tamiang. Dukungan, baik logistik maupun personel, akan segera ditambah jika memang dibutuhkan.

“Bila diperlukan tambahan bantuan, baik personel maupun logistik, Polri siap mengirimkan,” tegas Trunoyudo. Ia berharap misi kemanusiaan ini dapat secara signifikan mempercepat pemulihan masyarakat Aceh Tamiang, serta menjamin distribusi bantuan berlangsung aman dan lancar tanpa hambatan.