Sukamara – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah berhasil menemukan Eko Purnomo, salah satu korban yang dilaporkan hilang pasca demonstrasi besar-besaran pada akhir Agustus 2025 lalu. Eko ditemukan di sebuah kapal nelayan cumi-cumi di wilayah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, pada Rabu malam, 17 September 2025.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalimantan Tengah, Komisaris Besar Erlan Munaji, menjelaskan bahwa Eko ditemukan pada pukul 20.30 WIB oleh Piket Polsek Jelai. Ia berada di Kapal Motor Sri Mariana V yang berasal dari Muara Baru.
Penemuan Eko bermula dari laporan anggota Polda Metro Jaya tentang adanya orang hilang setelah demonstrasi di Jakarta. Anggota bernama Ajun Komisaris Arya tersebut juga mengirimkan data Eko Purnomo beserta titik koordinat lokasi terakhir yang terdeteksi.
Piket Polsek Jelai kemudian mendatangi lokasi yang dimaksud dan menemukan Eko di kapal nelayan tersebut. Eko selanjutnya dibawa ke Markas Polsek Jelai Polres Sukamara untuk pendataan lebih lanjut.
Anggota Polda Kalimantan Tengah kemudian menghubungi Polda Metro Jaya untuk melaporkan penemuan Eko. Polda Metro Jaya lantas menginstruksikan agar Eko Purnomo diantar ke Bandara Iskandar Pangkalan Bun untuk kembali ke Jakarta via Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
Setelah itu, anggota Polsek Jelai mengantar Eko ke Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Eko terbang ke Jakarta menggunakan pesawat maskapai Batik Air dan dijemput oleh anggota Polda Metro Jaya setibanya di Bandara Soekarno Hatta.
Eko Purnomo sempat hilang kontak dengan keluarganya sejak sekitar 4 September 2025. Ia baru menghubungi ibundanya pada 16 September 2025, mengabarkan bahwa ia kini bekerja sebagai penangkap ikan di perairan Kalimantan Tengah.
“Bekerja di kapal untuk mencari nafkah,” ujar Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, Roberto GM Pasaribu, pada Kamis, 18 September 2025.
Polda Metro Jaya menindaklanjuti kabar orang hilang ini berdasarkan aduan yang masuk ke posko pengaduan orang hilang Kontras, yang mencatat beberapa individu tidak diketahui keberadaannya pasca unjuk rasa besar-besaran akhir Agustus lalu.
Selain Eko Purnomo, polisi juga menemukan korban hilang lain bernama Bima Permana Putra. Bima ditemukan di sebuah klenteng di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sementara itu, dua korban lainnya, Reno Syachputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid, hingga kini masih belum ditemukan.







