Berita

Pengguna Tiktok Heboh Teori Bumi Datar, Ini Bantahan Teorinya!

575
×

Pengguna Tiktok Heboh Teori Bumi Datar, Ini Bantahan Teorinya!

Sebarkan artikel ini
Teori bumi datar
Bumi (Foto : Ongsono.com)

FENESIA- Teori Bumi datar telah muncul sejak puluhan atau ratusan tahun yang lalu. Perkembangan internet dan media sosial semakin membantu teori tersebut menyebar melawan argumentasi bahwa bumi bulat.

Tak hanya orang biasa, sejumlah figur publik pun percaya dengan teori itu. Rapper BoB misalnya, sampai menggalang dana publik agar bisa mengirim manusia ke luar angkasa untuk membuktikan bahwa Bumi datar.

Ahli dalam fenomena penyangkalan sains Lee McIntyre mengatakan gagasan Bumi datar memiliki daya tarik, terutama di antara orang-orang yang rentan terhadap teori konspirasi lainnya, dilansir dari Physics World.

Bahkan, dia sampai menghadiri Konferensi Internasional Bumi Datar di Denver, tahun 2018 untuk melihat orang-orang yang percaya dengan teori itu.

“Mereka benar-benar mempercayainya,” kata McIntyre.

Psikolog dari Texas Tech University, Asheley Landrum yang juga menghadiri pertemuan itu setuju bahwa kaum Bumi datar itu asli, dan tidak main-main.

Gagasan Bumi disebut datar didasarkan pada kesalahpahaman ilmiah dasar yang sebenarnya dapat dengan mudah disangkal. Bagi kebanyakan orang, bahkan mereka yang tidak memiliki latar belakang fisika, bukti Bumi bulat sudah jelas.

Gagasan bahwa Bumi adalah bulat telah diselesaikan oleh filsuf Yunani kuno seperti Aristoteles (384-322 SM), yang memperoleh bukti empiris setelah melakukan perjalanan ke Mesir dan melihat konstelasi bintang baru.

Eratosthenes, pada abad ketiga Sebelum Masehi, menjadi orang pertama yang menghitung keliling Bumi. Para cendekiawan Islam juga melakukan pengukuran lebih lanjut dari sekitar abad ke-9 M dan seterusnya, sementara para navigator Eropa mengelilingi Bumi pada abad ke-16.

Gambar dari luar angkasa adalah bukti akhir, jika memang diperlukan. Lantas, mengapa ide-ide ini masih bertahan di abad ke-21?

Gagasan tentang Bumi datar awalnya muncul kembali pada tahun 1800-an sebagai reaksi terhadap kemajuan ilmiah, terutama di antara mereka yang ingin kembali ke literalisme alkitabiah.

Pendukung teori Bumi datar yang paling terkenal adalah penulis asal Inggris Samuel Rowbotham. Dia menyatakan Bumi adalah cakram datar tak bergerak, berpusat di Kutub Utara, dengan Antartika adalah dinding es di batas luar cakram.

Landrum menilai kaum Bumi datar bukanlah orang yang tidak percaya pada sains. Meskipun ada indikasi bahwa mereka yang rentan terhadap pandangan semacam itu memiliki tingkat melek ilmiah yang rendah.

“Ini bukan masalah pendidikan. Ini benar-benar tentang ketidakpercayaan pada otoritas dan institusi. Ini tampaknya didasarkan pada mentalitas konspirasi dan keyakinan yang dipegang teguh, yang terlihat sangat mirip dengan religiusitas tetapi tidak harus secara khusus terkait dengan suatu agama,” ujar Landrum.

Landrum menganggap mentalitas konspirasi ini terkait dengan penyangkalan sains dan kerentanan untuk mempercayai klaim yang menipu di media sosial. Dia juga percaya mereka yang memiliki mentalitas konspirasi telah kehilangan kemampuan untuk menilai kapan harus percaya dan kapan harus menjadi skeptis.
Kurangnya kepercayaan mereka pada otoritas tidak hanya mencakup para ilmuwan, tetapi juga pada badan ilmiah seperti NASA, yang menurut mereka adalah bagian dari konspirasi besar-besaran untuk mencegah kebenaran Bumi datar terungkap.

“Mereka melihat dunia melalui filter yang sangat gelap ini di mana mereka berasumsi bahwa semua otoritas, institusi, dan perusahaan hanya ada untuk mengeksploitasi Anda,” ujarnya.

McIntyre mengatakan tidak begitu sulit untuk menyangkal kuam Bumi datar atas. Sebab, dia melihat ide-ide mereka umumnya didasarkan pada kekeliruan dan kesalahpahaman tentang sains.

“Beberapa penganut Bumi datar cukup tahu fisika secara verbal, tetapi mereka sebenarnya tidak cukup memahami fisika untuk memberi pembuktian,” ujar McIntyre.

Banyak argumen yang digunakan oleh para pendukung Bumi datar dapat dengan mudah diabaikan dengan trigonometri atau hukum fisika dasar. Misalnya dengan pendulum Foucault, perangkat yang dinamai fisikawan Prancis Léon Foucault pada tahun 1851.

Pendulum Foucault adalah bola kuningan seberat 28 kilogram yang menggantuk di rantai 67 sepanjang 67 m di Panthéon, Paris. Pendulum itu dapat berayun di bidang apa pun, berubah arah selama sehari, menghasilkan bukti langsung dari rotasi Bumi.

Fenomena lain yang membuktikan Bumi adalah bola dunia yang berputar adalah gaya Coriolis yang bertindak tegak lurus dengan arah gerak massa yang berputar. Gaya ini menyebabkan silinder berputar searah jarum jam di belahan bumi selatan dan berlawanan arah jarum jam di belahan bumi utara.

Melansir Live Science, semua teori konspirasi memiliki dorongan dasar, yakni menyajikan teori alternatif tentang masalah atau peristiwa penting dan membangun penjelasan samar mengapa seseorang menutupi versi ‘sebenarnya’ dari peristiwa itu.

“Salah satu daya tarik utama adalah bahwa mereka menjelaskan peristiwa besar tetapi seringkali tanpa menjelaskan secara rinci,” ujar psikolog Universitas Kent Karen Doughlas.

Nah,itulah bantahan tentang teori bumi datar tanpa melihat secara sains kalau bumi itu bulat bukan datar

f63ebdb51979eb77a1ffc7645fcfc0c3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Dokter tim Ola Sand memastikan seluruh pemain Norwegia kini sudah sehat dan kondisi skuad terkendali Sebelumnya Stale Solbakken mengungkapkan beberapa pemain sempat sakit dan dirawat di rumah sakit Kabar pulihnya Erling Haaland cs menjadi modal penting Norwegia menghadapi Inggris di perempat final Piala Dunia 2026 TRIBUNNEWS.COM – Kondisi skuad Norwegia dipastikan kembali bugar menjelang menghadapi Inggris pada babak perempat…