Berita

Pemko Payakumbuh Gelar Lotting Kios, Pedagang Pasar Segera Jualan

89
×

Pemko Payakumbuh Gelar Lotting Kios, Pedagang Pasar Segera Jualan

Sebarkan artikel ini
psmko-payakumbuh-gelar-lotting-kios,-pedagang-pasar-segera-jualan
psmko payakumbuh gelar lotting kios, pedagang pasar segera jualan

Payakumbuh – Ratusan pedagang Pasar Pusat Pertokoan Payakumbuh yang menjadi korban kebakaran akhirnya bisa bernapas lega. Pemko Payakumbuh menggelar lotting kios penampungan, Sabtu (20/12/2025).

Langkah ini menjadi angin segar pemulihan ekonomi para pedagang.

Sebanyak 218 pedagang yang terverifikasi mengikuti lotting di Kantor Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh.

Asisten II Bidang Ekonomian dan Pembangunan Kota Payakumbuh, Yasrizal, menegaskan komitmen pemerintah untuk memulihkan ekonomi pedagang pasca kebakaran 26 Agustus 2025.

“Atas arahan Wali Kota, pemerintah hadir tidak hanya membangun fisik kios penampungan, tetapi juga memastikan proses penempatannya berjalan transparan, adil, dan berpihak kepada pedagang yang benar-benar terdampak,” kata Yasrizal.

Kios penampungan ini bersifat sementara, sambil menunggu penataan pasar permanen.

Sebanyak 202 unit kios dibangun di Jalan Sutan Usman dan Belakang Pos Kota atau eks Terminal Sago.

“Yang terpenting, pedagang bisa kembali beraktivitas, memiliki kepastian tempat usaha, dan penghasilan mereka tidak terputus,” tegas Yasrizal.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, M. Faizal, menyebut lotting berjalan lancar dan diterima dengan baik oleh para pedagang.

“Alhamdulillah, proses lotting hari ini berjalan lancar dan dapat diterima oleh pedagang,” kata Faizal.

Faizal menekankan pentingnya keterbukaan dalam proses lotting ini.

Setiap pedagang berhak atas satu kios sesuai nomor yang didapatkan dan tidak boleh dipindahtangankan.

“Prinsipnya, kios ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh pedagang yang bersangkutan,” jelasnya.

Pedagang yang sudah mendapatkan nomor lotting tetapi kiosnya belum tersedia, akan diprioritaskan dalam pembangunan kios tambahan di awal Tahun Anggaran 2026.

Selain itu, pedagang juga dibebaskan dari retribusi pasar selama setahun, kecuali tagihan listrik.

Pedagang wajib menjaga ketertiban, kebersihan, dan mematuhi larangan memasak di dalam kios.

“Kami ingin kios penampungan ini langsung hidup dan menjadi ruang pemulihan ekonomi bagi pedagang pascakebakaran,” harap Faizal.

Ayu Suhana, seorang pedagang korban kebakaran, mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali berdagang setelah empat bulan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa berdagang kembali,” ucap Ayu.

Ia mengapresiasi Pemko Payakumbuh atas penyediaan kios penampungan ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh yang sudah memfasilitasi kami dengan kios penampungan ini,” pungkasnya.

Proses lotting ini dihadiri oleh Forkopimda Kota Payakumbuh, para asisten wali kota, jajaran Satpol PP Payakumbuh, Dinas Koperasi dan UKM, Diskominfo Payakumbuh, Kabag Perekonomian, pengurus IP3, serta para pedagang terdampak.