Jakarta – Seorang pria berinisial YM, diduga seorang pastor, viral di media sosial.
Pemicunya, pernyataan kontroversial yang menyamakan Allah dengan istilah yang dianggap tidak pantas.
Video pria berkacamata itu diunggah di akun Instagram @feedgramindo.
“Allah itu nggak ada bedanya dengan mucikari. Baca itu Al Ahzab 50-51. Baca itu anaba 33,” ucap pria itu, Sabtu (21/2/2026).
Video itu pertama kali diunggah melalui akun TikTok @psyusufmanubulu.
Selain agama, pria itu juga disebut menyinggung tradisi Imlek.
Video itu langsung dibanjiri komentar warganet yang menyampaikan keberatan dan kritik.
“Pelecehan begini selalu terjadi karena tidak ada ketegasan dari pemerintah,” tulis seorang warganet.
Warganet lain menduga pernyataan itu sengaja dibuat untuk mencari perhatian.
Ada pula yang menilai kasus serupa kerap berujung pada klarifikasi dan permintaan maaf.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait maupun klarifikasi dari pria yang bersangkutan.
Peristiwa ini memicu perdebatan tentang etika bermedia sosial dan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama di ruang publik digital.














