Berita

Pabrik Pestisida Cemari Cisadane, Ikan Mati Berbau Solar

87
×

Pabrik Pestisida Cemari Cisadane, Ikan Mati Berbau Solar

Sebarkan artikel ini
fakta-fakta-pencemaran-sungai-cisadane:-ikan-bau-solar
fakta fakta pencemaran sungai cisadane: ikan bau solar

Jakarta – Sungai Cisadane di Tangerang Raya tercemar. Pencemaran ini diduga akibat kebakaran pabrik pestisida di Tangerang Selatan pada 9 Februari.

Ikan-ikan mati ditemukan dengan bau menyengat, mirip bau solar.

Roni (52), warga Kota Tangerang, sempat mengonsumsi ikan dari sungai itu sebelum ada larangan dari dinas kesehatan.

Ia baru mengetahui larangan tersebut pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB.

“Awal belum ada imbauan, gua mah dimakan aja biasa emang rasa gimana, akhirnya ada bau-bau solar. Udah dimasak, pas udah dimasak juga tetap bau solar,” kata Roni, Jumat (13/2).

Rasa ikan, menurut Roni, tidak berubah.

Namun, baunya sangat kuat.

“Ikan mah enak, cuma ada baunya itu. Itu yang bikin enggak enak, ya takutlah. Ya udah enggak jadi [dimakan]. Makanya imbauan dari RT RW jam 23.00, ya udahlah mau enggak mau pasrah. Ikan udah pada bersih semua, udah di bak, udah di freezer, udah apa, sebak-dua bak udah dibuang-buang,” ujarnya.

Meski sempat makan ikan itu, Roni mengaku belum merasakan keluhan kesehatan.

Pabrik pestisida di Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan, mengalami kebakaran pada 9 Januari.

Kebakaran ini diduga kuat menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

Warna dan bau air sungai berubah drastis. Banyak ikan ditemukan mengambang setelah kejadian.

Ikan-ikan tersebut diduga mati karena terpapar pestisida.