Berita

Mentan Amran Pacu Hilirisasi Pertanian Lokal, Siapkan Rp40 Triliun!

112
×

Mentan Amran Pacu Hilirisasi Pertanian Lokal, Siapkan Rp40 Triliun!

Sebarkan artikel ini
mendorong-hilirisasi-untuk-menggenjot-kesejahteraan-petani-lokal
mendorong hilirisasi untuk menggenjot kesejahteraan petani lokal

Batam – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong percepatan hilirisasi komoditas pertanian lokal. Hal ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani.

Fokus utama adalah komoditas kelapa, kacang mete, dan kakao.

Amran menyatakan pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung program ini.

“Saat ini sudah ada program hilirisasi. Kami menyiapkan anggaran sebesar Rp40 triliun,” ujarnya saat Rakernas Apkasi di Batam, Senin.

Anggaran ini diperuntukkan bagi bupati sebagai ujung tombak pelaksanaan program.

Amran mencontohkan keberhasilan hilirisasi kelapa di Maluku Utara. Hal ini berhasil mendongkrak nilai ekonomi secara signifikan.

“Kita adalah produsen kelapa terbesar di dunia,” katanya.

Ekspor kelapa selama ini bernilai sekitar Rp24 triliun dalam bentuk gelondongan. Jika diolah, nilainya bisa melonjak jauh lebih tinggi.

Nilai ekspor kelapa bisa meningkat hingga Rp896 triliun setelah pengolahan.

Amran menyoroti pergeseran tren konsumsi di China. Negara tersebut mulai beralih dari susu sapi ke produk turunan kelapa.

“Sekarang China mengonsumsi coconut milk,” tegasnya.

Selain kelapa, komoditas lain seperti kakao, kacang mete, dan gambir juga dinilai potensial.

“Kita lakukan hilirisasi untuk meningkatkan pendapatan petani,” ujar Amran.

Dalam forum Apkasi, Amran mendorong para bupati dan wali kota untuk aktif mengajukan usulan program hilirisasi.

“Bagi yang membutuhkan, silakan diajukan kepada kami,” kata dia.

Program tersebut harus dijalankan dengan sungguh-sungguh oleh pemimpin daerah.

“Mari kita kawal bersama agar Indonesia mencapai Indonesia Emas,” tutupnya.