Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi kasus kematian seorang siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Bandung Barat, yang diduga mengalami keracunan.
Menkes Budi menyatakan telah menerima laporan dari Dinas Kesehatan setempat terkait kasus tersebut.
Namun, Budi belum memberikan keterangan detail mengenai penyebab pasti kematian siswi berinisial BR itu.
“Kalau yang kematian di Cihampelas, itu mungkin lebih tepat ditanyakan ke sana (Dinas Kesehatan setempat),” kata Budi, Kamis (2/10).
Budi mengungkapkan, siswi SMK tersebut meninggal dunia 3-4 hari setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya sudah menerima laporan Kepala Dinas Kesehatan di sana bahwa kematiannya itu terjadi mungkin 3-4 hari setelah dia makan (MBG),” jelasnya.
Sebelumnya, siswi kelas 12 di Bandung Barat, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia dengan gejala yang mengarah pada keracunan.
Kapolsek Cililin AKP DMS Andriani Sapin menjelaskan, siswi tersebut meninggal pada Selasa (30/9) pukul 14.00 WIB.
“Meninggal kemarin Selasa (30/9), jam 14.00. Dia enggak sempat dirawat. Dia begitu gejala dari rumah, dibawa langsung enggak ada [wafat],” ujar AKP DMS Andriani Sapin.
Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian siswi SMKN 1 Cihampelas tersebut, termasuk dugaan keracunan.
“Belum diketahui,” pungkas Andriani.












