Jakarta – Kuil Hindu Murugan Temple Jakarta, yang baru diresmikan Februari lalu, kini ditutup sementara untuk umum. Penutupan ini dilakukan untuk membenahi sistem pelayanan kunjungan.
Ketua Umum Yayasan Shri Sanathana Dharma Aalayam, Selwendren, menyatakan penutupan berlaku untuk kegiatan kunjungan atau non-ibadah.
“Kami sedang membuat sebuah sistem kunjungan dan segala hal yang menyangkut kenyamanan,” ujar Selwendren, dikutip dari akun Instagram @jktmurugantemple, Jumat (18/7).
Selwendren belum bisa memastikan kapan kuil Hindu terbesar di Indonesia itu akan kembali dibuka. Pengumuman akan disampaikan melalui kanal resmi kuil.
“Kami memohon maaf dan berterima kasih atas perhatiannya,” imbuhnya.
Penutupan kuil ini membuat sejumlah pengunjung dari Jabodetabek kecewa.
“Sekarang penasaran mau lihat, tapi ternyata tutup,” kata Yuni, seorang pengunjung, Sabtu (19/7).
Murugan Temple Jakarta berlokasi di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat.
Kuil ini memiliki Raja Gopuram setinggi 40 meter bernama Visera Gopuram, dengan patung Dewa Muruga setinggi 20 meter di bagian depan.
Murugan Temple dihiasi budaya Hindu Bali, Jawa, dan India. Kuil ini dibangun oleh 45 pematung candi dari Tamil Nadu, India.







