Berita

Kemlu RI Torehkan Prestasi, Raih Skor Evaluasi Kabinet Tertinggi Kedua

104
×

Kemlu RI Torehkan Prestasi, Raih Skor Evaluasi Kabinet Tertinggi Kedua

Sebarkan artikel ini
1b68be6cb9c6e79fdbf64daf75fe6c45.jpg
1b68be6cb9c6e79fdbf64daf75fe6c45.jpg

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI berhasil menempati posisi terbaik kedua dalam riset kinerja satu tahun Kabinet Merah Putih yang dilakukan oleh IndoStrategi. Dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Kemlu RI hanya berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam perolehan skor skala 0-5.

Hasil riset kualitatif IndoStrategi menunjukkan bahwa Menlu Sugiono dinilai sukses dalam menjalankan diplomasi bebas aktif. Kebijakan ini berhasil meningkatkan pengaruh Indonesia di tingkat global.

Tiga penilaian positif yang menonjol adalah keberhasilan Indonesia bergabung dengan BRICS, menjaga stabilitas diplomasi internasional, serta memberikan perlindungan bagi WNI melalui sarana digital.

Responden riset juga merekomendasikan agar Menlu Sugiono memperkuat diplomasi ekonomi dan meningkatkan perlindungan WNI di luar negeri. Selain itu, penjenamaan ulang citra diplomasi Indonesia di Global South juga diusulkan agar lebih adaptif terhadap situasi kontemporer.

Menlu Sugiono mencatat banyak capaian penting, termasuk kehadirannya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Kazan, Rusia, pada Oktober 2024. Kehadiran tersebut berujung pada penerimaan resmi Indonesia sebagai anggota pada Januari 2025.

Selain itu, Menlu Sugiono juga aktif memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan telah melakukan kunjungan bersejarah ke Korea Utara.

Dalam upaya perlindungan WNI, Menlu Sugiono berhasil memulangkan lebih dari 500 korban penipuan daring dari Myawaddi, Myanmar. Ia juga memfasilitasi kepulangan WNI dari Teheran, Iran, saat terjadi konflik dengan Israel.

Riset IndoStrategi melibatkan 424 narasumber dari 34 provinsi dengan latar belakang pendidikan minimal sarjana dan pekerjaan tetap, mulai dari aktivis, guru, dosen, hingga mahasiswa S2 dan S3. Diskusi kelompok terpumpun juga diadakan dengan 10 ahli dari berbagai latar belakang pendidikan. Riset ini berlangsung dari September hingga pertengahan Oktober 2025.

Secara umum, riset IndoStrategi mencatat bahwa kinerja Kabinet Merah Putih berada pada kategori sedang dengan skor 3,07. Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, menyatakan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran masih dalam fase konsolidasi dan koordinasi kelembagaan. Diharapkan kinerja nyata akan terlihat pada tahun kedua.