Labuan Bajo – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola. Jasad pelatih klub wanita Valencia CF, Fernando Martin, yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah teridentifikasi.
Kepastian ini dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Komisaris Besar Henry Novika Chandra. “Seluruh temuan tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga,” ujarnya, seperti dikutip Minggu (2/1/2025).
Identifikasi jenazah dilakukan melalui ciri-ciri fisik, termasuk tato dan properti personal seperti cincin serta jam tangan yang dikenakan korban.
Jenazah saat ini berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan keluarga dan kedutaan terkait proses pemulangan jenazah ke Spanyol.
Sebelumnya, tim SAR menemukan jenazah Fernando Martin mengapung di sekitar lokasi kapal tenggelam.
Dengan ditemukannya jenazah Fernando Martin, masih ada dua korban hilang yang belum ditemukan. Tim SAR terus melakukan pencarian intensif. Sebelumnya, satu jenazah berjenis kelamin perempuan juga telah ditemukan.
KM Putri Sakinah, yang membawa 11 orang, mengalami mati mesin dan tenggelam dalam perjalanan menuju Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), pada Jumat (20.45 WITA).
Insiden tragis ini menimpa satu keluarga WNA asal Spanyol. Selain Fernando Martin, korban hilang lainnya adalah Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier.
Sementara itu, istri dan anak Fernando Martin selamat dalam kejadian tersebut. Korban selamat lainnya terdiri dari empat anak buah kapal (ABK) dan seorang pemandu wisata.







