Jakarta – Arus balik Lebaran 2026 diprediksi masih tinggi. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan volume kendaraan menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama.
Tercatat 133.091 kendaraan melintas selama periode H hingga H+2 Idulfitri (21-23 Maret 2026).
Angka ini naik 49,15 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya 89.231 kendaraan.
Ria Marlinda Paallo, Corporate Secretary & Legal JTT, menyebutkan pada 23 Maret 2026, ada 75.837 kendaraan dari timur Trans Jawa.
Jumlah ini melonjak 197,66 persen dari lalu lintas normal sebanyak 25.478 kendaraan.
“Tingginya volume lalu lintas menunjukkan arus balik masih berlangsung dan diperkirakan terus meningkat,” kata Ria, Selasa.
Untuk kelancaran, JTT bersama kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas one way.
One way nasional diberlakukan dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 GT Cikampek Utama.
Kemudian, dilanjutkan one way lokal dari KM 459 Jalan Tol Semarang-Solo sampai KM 414 GT Kalikangkung.
JTT juga memberikan diskon tarif tol untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan.
Potongan 30 persen berlaku untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama pada 26-27 Maret 2026.
Selain itu, potongan tarif 23 persen untuk seluruh transaksi di ruas Tol Batang-Semarang masih berlaku hingga 31 Maret 2026.
Sementara itu, kendaraan menuju timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat 164.271 kendaraan.
Angka ini naik 93,27 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 84.997 kendaraan.
Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Di Jawa Tengah, kendaraan yang meninggalkan Semarang melalui GT Kalikangkung tercatat 101.774 kendaraan, naik 112,03 persen dari kondisi normal.
Kendaraan menuju Semarang mencapai 99.866 kendaraan, meningkat 116,23 persen.
Di GT Banyumanik, arus menuju Jakarta tercatat 117.451 kendaraan atau naik 91,96 persen.
Sedangkan arah Solo mencapai 138.312 kendaraan, meningkat 94,84 persen dibandingkan kondisi normal.







