Jakarta – Penggunaan foto editan AI dalam menindaklanjuti laporan parkir liar di Kalisari, Jakarta Timur, menuai sorotan. Foto AI itu digunakan seolah-olah masalah sudah terselesaikan.
Masalah ini pertama kali diungkap oleh akun Threads @/seinsh.
Warga mengaku sudah protes langsung dan melapor ke kelurahan, namun tidak ada hasil.
Laporan melalui aplikasi JAKI justru ditindaklanjuti dengan foto editan AI. Seolah-olah masalah sudah beres.
“@prastowoyustinus izin bertanya… Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya?” tanya akun tersebut.
Sein menjelaskan, masalah bermula saat konsumen bengkel di Jalan Damai, Kalisari, parkir sembarangan. Laporan ke JAKI dilakukan pada 15 Februari 2026.
Warga tersebut mengaku bukan yang pertama kali melapor melalui JAKI.
“Ternyata saat saya mencoba lapor, keluhan diselesaikan. Namun pas saya cek ke TKP, masih tidak ada perubahan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
“Saya cek lagi foto hasil tindak lanjut, ternyata diedit menggunakan AI seakan-akan mobil-mobil bengkel sudah tidak parkir di jalan tersebut,” imbuhnya.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menyayangkan penggunaan foto AI tersebut. Menurutnya, petugas seharusnya menindaklanjuti laporan.
“Jangan hanya menggunakan laporan yang sifatnya asal bapak senang atau ABS ya,” kata dia, Senin.
Pemprov DKI diminta memberikan teguran keras.
“Teknologi harusnya dijadikan kemudahan, bukan untuk mengelabui masyarakat,” tegas Kevin.












