Berita

Jakarta Ubah Tiang Monorel Mangkrak Jadi Lahan Reklame Aktif

101
×

Jakarta Ubah Tiang Monorel Mangkrak Jadi Lahan Reklame Aktif

Sebarkan artikel ini
tiang-monorel-mangkrak-di-kawasan-senayan-akan-digunakan-untuk-reklame
tiang monorel mangkrak di kawasan senayan akan digunakan untuk reklame

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memanfaatkan tiang monorel mangkrak di Senayan untuk dijadikan media reklame. Pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said juga sudah dimulai.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan tidak semua tiang monorel bisa dimanfaatkan.

“Kami sedang mencoba agar dari beberapa tiang yang ada bisa digunakan untuk reklame, tetapi mungkin tidak semua,” ujar Rano, Kamis (15/1/2026).

Rano mengakui keberadaan tiang mangkrak di belakang gedung DPR/MPR RI cukup mengganggu pemandangan.

Namun, penanganan tiang monorel di kawasan Senayan menjadi wewenang Kementerian Sekretariat Negara (Setneg). Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki kewenangan untuk membongkarnya.

“Untuk Senayan yang saya ingat, yang saya tahu itu adalah wewenang Setneg,” tegas Rano.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah memulai pembongkaran 109 tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Anggaran yang dialokasikan untuk pembongkaran ini mencapai Rp254 juta.

Selain pembongkaran, Pemprov DKI juga berencana menata kawasan tersebut dengan membangun taman, pedestrian, dan selokan.

Anggaran untuk penataan kawasan ini diperkirakan mencapai Rp102 miliar.

“Rp100 miliar itu bukan buat biaya tebang (bongkar tiang) monorel. Kalau tebang monorel hanya Rp254 juta, tapi untuk membuat infrastruktur mulai Menteng sampai ujung,” jelas Rano.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tiang monorel yang terbengkalai. Keberadaan tiang beton tersebut dinilai merusak estetika kota.