Jakarta – Investasi syariah di Indonesia semakin diminati. Bank Jago dan Bibit mencatat pembukaan 68 ribu Rekening Dana Nasabah (RDN) syariah dalam setahun terakhir.
Pencapaian ini menandakan kolaborasi Bank Jago dan Bibit dalam menyediakan layanan investasi inklusif semakin relevan bagi masyarakat. Layanan investasi ini terintegrasi baik secara konvensional maupun syariah.
“Kolaborasi ini mendapatkan kepercayaan masyarakat,” kata Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago, Michael Hartawan, Minggu (28/9/2025).
Sejak peluncuran RDN Syariah pada 2024, ekosistem Jago dan Bibit memperluas akses keuangan berbasis prinsip Islam.
Dari total 400 ribu RDN baru yang dibuka hingga Juli 2025, porsi syariah mencapai lebih dari 17 persen.
Bank Jago dan Bibit mempermudah investor syariah mengakses reksa dana sesuai prinsip keuangan Islam.
Integrasi fitur Kantong Jago dengan aplikasi Bibit juga mempermudah pengguna mengatur dana investasi mereka.
Head of PR & Corporate Communication Bibit, William, mengatakan peluncuran RDN Syariah menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin berinvestasi secara halal.
Kolaborasi dengan Jago memperluas pilihan investasi sesuai preferensi nasabah.
Hingga Juli 2025, jumlah nasabah di ekosistem Jago, Bibit, dan Stockbit mencapai lebih dari 2,5 juta. Angka ini tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Investasi syariah kini makin terjangkau dengan nominal mulai Rp 10 ribu di reksadana pasar uang syariah maupun reksa dana saham syariah.
Ketersediaan fitur autodebet dan plan ahead turut mendorong kedisiplinan investor dalam berinvestasi.







