Ecozone

IHSG Sesi I Melemah, Asing Catatkan Jual Bersih Rp339,05 Miliar

10
×

IHSG Sesi I Melemah, Asing Catatkan Jual Bersih Rp339,05 Miliar

Sebarkan artikel ini
Tampilan layar pergerakan grafik Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia.
IHSG bergerak stagnan dengan penguatan tipis pada penutupan perdagangan sesi pertama, Kamis (6/8/2026).

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pergerakan hampir stagnan dengan penguatan tipis 0,198 poin ke level 6.351 pada penutupan perdagangan sesi pertama, Kamis (6/8/2026).

Dilansir dari Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell dengan nilai mencapai Rp 339,05 miliar hingga jeda siang hari ini.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham sebesar Rp 10,36 triliun dengan volume perdagangan mencapai 34,72 miliar lembar saham.

Frekuensi transaksi yang terjadi pada sesi pertama ini tercatat sebanyak 1,63 juta kali dengan total kapitalisasi pasar IHSG menyentuh angka Rp 11.113 triliun.

Distribusi saham menunjukkan sebanyak 274 emiten mengalami penguatan, sementara 333 saham terkoreksi dan 184 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Kinerja sektoral di BEI menunjukkan enam dari sebelas sektor mencatatkan pertumbuhan, dipimpin oleh sektor bahan baku yang menguat sebesar 1,04%.

Emiten PT Blue Bird Tbk (BIRD) menjadi salah satu saham di sektor bahan baku yang berada di zona hijau dengan kenaikan 0,31% ke level Rp 1.620.

Pergerakan bursa saham di kawasan Asia terpantau bervariasi dengan indeks Nikkei turun 0,81% dan Hang Seng mengalami koreksi sebesar 1,78%.

Indeks Shanghai Composite mencatatkan pertumbuhan tipis sebesar 0,06% dan Straits Times menguat sebesar 0,94% di tengah dinamika pasar regional.

Daftar saham top gainers dipimpin oleh PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) yang naik 26,77% ke Rp 161, diikuti PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) naik 22,22% ke Rp 264, dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) naik 4,95% ke Rp 1.060.

Sementara itu, jajaran saham top losers mencakup PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang turun 14,86% ke Rp 630, PT MD Entertainment Tbk (FILM) terkoreksi 4,46% ke Rp 965, dan PT Indospring Tbk (INDS) melemah 3,50% ke Rp 276.

Analisis pasar menunjukkan bahwa tekanan jual asing menjadi faktor utama yang membatasi potensi kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini.

Volume transaksi yang tinggi sebesar 34,72 miliar saham mencerminkan tingginya aktivitas pelaku pasar di tengah sentimen bursa regional yang cenderung beragam.

Para investor saat ini cenderung bersikap hati-hati dalam menentukan posisi portofolio di tengah ketidakpastian tren global yang mempengaruhi pergerakan indeks utama di kawasan Asia.

Stabilisasi di angka 6.351 ini menjadi indikator penting bagi pelaku pasar dalam memproyeksikan arah pergerakan IHSG pada sesi perdagangan selanjutnya.

Kondisi pasar yang stagnan ini menuntut ketelitian investor dalam memilih saham-saham yang memiliki fundamental kuat agar tetap memberikan imbal hasil optimal.

Hingga saat ini, belum ada katalis domestik baru yang cukup kuat untuk mendorong IHSG keluar dari zona konsolidasi meskipun beberapa sektor sempat menunjukkan performa positif.