Berita

Ekspor Terhambat, Ekonomi Papua Tengah Alami Kontraksi Signifikan

93
×

Ekspor Terhambat, Ekonomi Papua Tengah Alami Kontraksi Signifikan

Sebarkan artikel ini
blak-blakan!-mendagri-tito-ungkap-pemicu-ekonomi-papua-tengah-minus-8-persen
blak blakan! mendagri tito ungkap pemicu ekonomi papua tengah minus 8 persen

Jakarta – Ekonomi Papua Tengah mengalami kontraksi tajam hingga minus 8 persen.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan penyebabnya adalah terhambatnya ekspor PT Freeport Indonesia.

“Di antaranya karena adanya ekspor dari Freeport yang tertahan, adanya smelter yang pernah terbakar, kemudian ada longsor yang membuat produksinya mereka menjadi tertahan,” kata Tito usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025).

Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi di Timika mengalami penurunan signifikan.

Dalam kesempatan yang sama, Tito juga melaporkan kabar baik dari Maluku Utara.

“Maluku Utara menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi,” ujarnya.

Selain itu, Mendagri juga menyampaikan perkembangan inflasi terkini.

“Secara year on year (YoY), inflasi mencapai 2,86 persen, sementara year to date mencapai 2,1 persen,” jelas Tito.

Ia menambahkan, inflasi masih terkendali dengan baik, bahkan sektor pangan menyumbang deflasi.

Presiden Prabowo Subianto menugaskan Mendagri untuk terus memantau dan melaporkan perkembangan ekonomi daerah secara berkala.