Jakarta – Ketidakpastian Musyawarah Wilayah (Musywil) DPW PPP Jawa Timur memicu spekulasi di kalangan kader. DPP PPP telah mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan DPW PPP se-Indonesia melaksanakan Musywil.
Ketua PC Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Kota Probolinggo, Andy Firmansyah, meminta DPW PPP Jawa Timur terbuka soal penundaan Musywil.
“Menurut saya ini harus dibuka kepada kader partai. Apa alasan DPW PPP Jawa Timur tidak mau melaksanakan Musywil,” kata Andy, Senin (26/1/2026).
Andy menilai tidak ada alasan bagi DPW PPP Jatim untuk menunda Musywil. Penataan organisasi untuk Pemilu mendatang perlu dipersiapkan.
“Kan PPP ini punya target ke Senayan. Maka konsolidasi dan transisi kepengurusan menjadi keharusan,” jelas Andy.
Andy berharap DPP PPP Jawa Timur dipimpin oleh kader muda yang energik.
“Kalau saya, ya pasti berharap yang muda dan punya energi untuk membesarkan PPP Jawa Timur,” pungkasnya.














