Berita

Dorong Edukasi dan Inovasi, Rahmat Saleh Kenalkan Sumbar Cerdas Bertani

131
×

Dorong Edukasi dan Inovasi, Rahmat Saleh Kenalkan Sumbar Cerdas Bertani

Sebarkan artikel ini
img 20241023 072924 929
Foto : Internet

Padang – Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, berkomitmen mengakselerasi program Sumbar Cerdas Bertani melalui pendekatan lintas sektor.

Pernyataan itu ia sampaikan saat berdiskusi santai bersama para jurnalis Sumatera Barat di sebuah restoran di Padang, Sabtu (12/7/2025).

Menurut Rahmat, kepindahannya dari Komisi II ke Komisi IV membuka peluang lebih besar untuk menyentuh langsung problem utama masyarakat.

Ia menyoroti bahwa sebagian besar warga Sumatera Barat menggantungkan hidup dari pertanian dan sumber daya alam.

“Geografis Sumbar sangat cocok dengan fokus kerja Komisi IV. Potensinya besar, tapi tantangannya juga nyata,” ucap Rahmat.

Dia menekankan perlunya regenerasi petani serta perluasan edukasi berbasis teknologi pertanian.

Selain itu, rendahnya minat generasi muda menjadi petani dianggapnya sebagai ancaman yang harus segera ditangani.

“Kita harus mulai kenalkan dunia tani sejak dini. Tanpa itu, siapa yang akan melanjutkan?” katanya serius.

Menurutnya, petani aktif pun masih memerlukan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.

Mulai dari pemeliharaan tanaman, pemanfaatan teknologi, hingga manajemen usaha tani harus ditingkatkan.

“Petani wajib melek informasi, teknologi, dan kebijakan. Agar mampu bersaing di era modern,” jelasnya.

Rahmat menjelaskan bahwa Sumbar Cerdas Bertani tidak hanya menyentuh pertanian dalam arti sempit.

Namun, program ini mencakup sektor kelautan, perikanan, dan kehutanan sebagai satu kesatuan gerakan pemberdayaan.

“Program ini menyasar petani, nelayan, dan masyarakat sekitar hutan. Semua harus punya akses pembinaan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Selain membina masyarakat, Rahmat mengajak jurnalis ikut mengangkat isu-isu krusial di sektor pangan dan sumber daya alam.

Ia berjanji memperjuangkan aspirasi Sumatera Barat agar setiap kebijakan pusat menyentuh kebutuhan rakyat.

“Kita tak ingin lagi petani dan nelayan tertinggal. Sumbar bisa mandiri dan unggul jika semua pihak bergerak bersama,” pungkasnya.