Cimahi – Jenazah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon, tiba di rumah duka, Sabtu (4/4/2026) malam.
Rumah duka berlokasi di Kampung Cikendal, RT 01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Ambulans militer tiba sekitar pukul 21.15 WIB.
Ratusan warga dan kerabat menyambut kedatangan jenazah dengan doa dan tangis haru.
Jenazah dalam peti yang dibalut bendera Merah Putih langsung dibawa ke rumah duka.
Habibah Apriliani, istri almarhum, terlihat tak kuasa menahan tangis saat peti jenazah diturunkan dari ambulans.
Anggota Kopassus turut menggotong peti jenazah.
Salat jenazah dilakukan secara bergantian karena keterbatasan tempat.
“Jenazah almarhum adik kami, Zulmi, alhamdulillah sudah tiba di rumah duka,” ujar Risman Effendi, kakak sepupu mendiang.
Keluarga mengizinkan warga dan kerabat untuk ikut menyalatkan jenazah.
Pelaksanaan salat jenazah dilakukan bergantian karena tempat yang terbatas.
“Untuk sholat jenazah harus bergantian karena tempatnya terbatas. Paling hanya 15 orang,” kata Risman.
Jenazah akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta dan mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung.
Pemakaman secara militer akan dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, pada Minggu (5/4/2026) pagi.
Mayor Inf Anumerta Zulmi gugur saat menjalankan tugas misi perdamaian UNIFIL pada Senin (30/3/2026) waktu Lebanon.
Ia meninggal dunia akibat ledakan saat mengawal konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).












