Berita

Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, Gubernur Tolak Izin!

106
×

Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, Gubernur Tolak Izin!

Sebarkan artikel ini
9e546d402e41f9f08b1f47e24e2ed32f.jpg
9e546d402e41f9f08b1f47e24e2ed32f.jpg

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengancam akan memberikan teguran keras kepada Bupati Aceh Selatan, Mirwan, jika terbukti telah berangkat ibadah umrah ke Tanah Suci. Ancaman ini muncul di tengah kondisi Aceh yang dilanda bencana hidrometeorologi parah, sementara permohonan izin perjalanan luar negeri Bupati Mirwan sebelumnya telah ditolak Gubernur.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Aceh, Muhammad MTA, pada Jumat (5/12/2025) di Banda Aceh, menjelaskan bahwa Bupati Mirwan memang pernah mengajukan permohonan izin perjalanan luar negeri dengan alasan penting pada 24 November 2025. Namun, izin tersebut secara tegas tidak dikabulkan oleh Gubernur.

“Atas dasar pertimbangan yang paling krusial, Aceh sedang dilanda bencana alam dan Gubernur sendiri telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi 2025 Aceh, maka Gubernur telah menyampaikan balasan tertulis permohonan tersebut tidak dapat dikabulkan atau ditolak,” terang MTA.

MTA menambahkan, Aceh Selatan merupakan salah satu kabupaten yang paling parah terdampak bencana saat ini. Mirisnya, Bupati Mirwan sendiri sebelumnya telah menetapkan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di wilayahnya.

Menanggapi kabar keberangkatan umrah tersebut, Gubernur Aceh telah memerintahkan jajarannya untuk mengonfirmasi langsung kepada Bupati Mirwan atau pejabat terkait di Aceh Selatan. Namun, hingga kini, beberapa pejabat yang coba dihubungi Pemprov Aceh masih belum dapat memberikan konfirmasi mengenai keberadaan Bupati.

Gubernur Muzakir Manaf saat ini masih berada di lapangan, meninjau langsung kondisi bencana yang melanda Aceh. Berbagai komando dan koordinasi terus dilakukan via telekomunikasi, baik dengan Posko Utama di Banda Aceh dan Lanud SIM, maupun dengan semua jajaran instansi dalam upaya penanganan bencana ini.

Pihak Pemprov Aceh menyatakan akan segera menyampaikan informasi terbaru terkait polemik keberangkatan Bupati Aceh Selatan ini kepada publik.