Ecozone

BCA Resmi Bagikan Dividen Interim Perdana Mulai 26 Juni

19
×

BCA Resmi Bagikan Dividen Interim Perdana Mulai 26 Juni

Sebarkan artikel ini
89d65b49e57b41a75bf8791946895a72.jpg
89d65b49e57b41a75bf8791946895a72.jpg

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi mengumumkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham, menyusul capaian kinerja keuangan yang solid sepanjang kuartal pertama tahun 2026.

Berdasarkan keputusan Direksi yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris, BCA menetapkan nilai dividen interim termin pertama sebesar Rp 20 per saham. Keputusan ini merujuk pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah diselenggarakan pada 12 Maret 2026, di mana perseroan membuka peluang untuk membagikan dividen interim hingga tiga kali dalam satu tahun buku, sepanjang kondisi keuangan perusahaan memungkinkan.

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menjelaskan bahwa kebijakan pembagian dividen ini telah melalui proses evaluasi yang komprehensif. Pihaknya mempertimbangkan aspek permodalan yang kuat, kecukupan likuiditas, kebutuhan investasi untuk pengembangan bisnis entitas anak, serta upaya menjaga kualitas aset tetap optimal.

Hendra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham atas kepercayaan yang diberikan sehingga perseroan mampu mencatatkan kinerja positif selama periode Januari hingga Maret 2026. Menurutnya, realisasi dividen interim pada kuartal II tahun 2026 ini merupakan terobosan baru bagi perusahaan yang diharapkan dapat memberikan aliran kas tambahan bagi para investor setia.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa nominal dividen interim untuk periode berikutnya berpotensi disamakan dengan pembagian saat ini, dengan catatan kondisi keuangan perseroan tetap mendukung. Adapun dividen interim ini nantinya akan diperhitungkan sebagai bagian dari dividen final tahun buku 2026, yang penetapan akhirnya akan diputuskan dalam RUPS Tahunan pada 2027 mendatang.

Dari sisi kinerja operasional, BCA mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 5,6 persen secara tahunan (year on year) menjadi Rp 994 triliun hingga akhir Maret 2026. Pertumbuhan ini didukung oleh penghimpunan dana pihak ketiga yang solid, khususnya melalui dana murah atau current account saving account (CASA) yang mencapai Rp 1.089 triliun atau tumbuh 11,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selama triwulan pertama tahun 2026, BCA beserta entitas anak berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 14,7 triliun.

Terkait teknis pelaksanaan pembagian dividen, BCA telah menetapkan jadwal operasional sebagai berikut:

Pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia dan situs web perseroan telah dilakukan pada 5 Juni 2026. Untuk pasar reguler dan negosiasi, cum dividen ditetapkan pada 15 Juni 2026, sementara ex dividen pada 17 Juni 2026. Bagi pasar tunai, cum dividen jatuh pada 18 Juni 2026 dan ex dividen pada 19 Juni 2026.

Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen interim atau record date ditetapkan pada 18 Juni 2026. Seluruh proses pembayaran dividen interim dijadwalkan akan dilaksanakan pada 26 Juni 2026.

059518d15c625a7378cdfcf1aeed9c5e.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emiten produsen batubara terafiliasi Grup Sinar Mas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) mengalami penurunan kinerja keuangan dalam tiga bulan pertama 2026. Peluang perbaikan kinerja cukup terbuka pada sisa 2026, meski hal itu bergantung pada realisasi kebijakan relaksasi produksi dan perkembangan harga batubara global. Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan usaha GEMS tercatat sebesar US$…

f0a96d46f5e186131dda32492bd9ede8.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) dinilai berpotensi melanjutkan pemulihan ke depan, seiring stabilisasi harga batubara global dan efisiensi operasional yang dilakukan perseroan. Senior Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas, mengatakan prospek kinerja BSSR masih ditopang oleh harga batubara yang bertahan di atas US$65 per ton serta permintaan dari kawasan Asia yang relatif solid….

edff5eeaaf23eb9c3fcba6bfda77028c.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – SINGAPURA. Penyedia indeks global MSCI dijadwalkan mengumumkan keputusan tentang status pasar negara berkembang Indonesia pada Selasa (23/6/2026). Pengumuman ini sangat dinantikan karena dapat memberikan dorongan pada pasar yang sedang tertekan atau memberikan pukulan lain bagi ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Pada bulan Januari 2026, MSCI menyoroti kekhawatiran tentang transparansi dan memperingatkan potensi penurunan peringkat…

fd9c9a437e9a7a6c7115f985bf0836fb.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dihapus dari FTSE Global Equity Index Series Mid Cap Index. Tak hanya itu, PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) dan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) juga dihapus dari FTSE Global Equity Index Series Micro Cap Index FTSE Russel mengatakan, kebijakan itu akan efektif pada 22 Juni 2026 dikarenakan saham tersebut tercatat di Papan…

bd8bb1c4e5382b4a232b20bf84a88302.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Akasha Wira International Tbk (ADES) memperluas lini bisnisnya dengan masuk lebih dalam ke pasar permen gummy. ADES menargetkan produksi produk gummy secara mandiri mulai berjalan pada kuartal III-2026 seiring rampungnya pembangunan pabrik baru. Ekspansi usaha baru yang akan dilakukan oleh ADES yaitu dengan merambah ke bidang industri kembang gula, yang mencakup usaha pembuatan berbagai jenis kembang gula berbahan…