BeritaEcozone

Bank Mega Cetak Laba Rp3,36 Triliun, Laba Melesat 28 Persen!

93
×

Bank Mega Cetak Laba Rp3,36 Triliun, Laba Melesat 28 Persen!

Sebarkan artikel ini
laba-bank-mega-tumbuh-28-persen-pada-2025,-tembus-rp-3,36-triliun
laba bank mega tumbuh 28 persen pada 2025, tembus rp 3,36 triliun

Jakarta – PT Bank Mega Tbk mencatatkan laba setelah pajak (PAT) sebesar Rp3,36 triliun pada 2025.

Angka ini tumbuh 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,63 triliun.

Laba sebelum pajak (PBT) juga naik 28 persen. Dari Rp3,26 triliun pada 2024 menjadi Rp4,16 triliun pada 2025.

Corporate Secretary Bank Mega, Christiana M Damanik, bersyukur atas pencapaian ini. Terlebih, diraih di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Kenaikan fee based income menjadi kontributor utama laba Bank Mega. Tercatat kenaikan sebesar 54 persen.

Dari Rp1,82 triliun pada 2024 menjadi Rp2,79 triliun pada 2025.

Total aset Bank Mega meningkat 4 persen menjadi Rp140,83 triliun. Tahun sebelumnya, aset tercatat sebesar Rp134,92 triliun.

Dari sisi intermediasi, kredit tumbuh 4 persen menjadi Rp67,23 triliun. Sebelumnya, kredit tercatat Rp64,65 triliun.

Sektor korporasi mendominasi total kredit dengan share 69 persen atau sebesar Rp46,30 triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 14 persen menjadi Rp104,13 triliun. Sebelumnya, DPK tercatat sebesar Rp91,67 triliun.

Komposisi DPK didominasi oleh deposito. Saldo CASA (Current Account Saving Account) meningkat 2 persen menjadi Rp28,14 triliun.

Sebelumnya, CASA tercatat Rp27,57 triliun.

Perseroan terus berupaya menurunkan cost of fund agar tetap kompetitif. Hal ini dilakukan meski suku bunga perbankan relatif tinggi.

Kinerja positif Bank Mega tercermin dari rasio keuangan yang kuat. CAR (capital adequacy ratio) tercatat sehat di angka 30,49 persen.

ROA (return on assets) sebesar 3,10 persen dan ROE (return on equity) sebesar 15,54 persen menunjukkan profitabilitas yang kuat.

LDR (loan to deposit ratio) sebesar 64,48 persen mencerminkan likuiditas yang terjaga. NPL (non-performing loan) gross berada di level 1,65 persen, menunjukkan kualitas kredit yang baik.

Manajemen Bank Mega menilai pertumbuhan kinerja 2025 mencerminkan perbaikan fundamental bisnis.

Bank Mega akan terus menyesuaikan strategi bisnis untuk menciptakan profitabilitas berkelanjutan. Tujuannya, memberikan nilai tambah kepada seluruh stakeholder.