Bakauheni – Arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa mulai terasa. Pelabuhan Bakauheni dipadati penumpang dan kendaraan sejak Minggu (22/03).
Kepadatan ini menandakan dimulainya arus balik. Layanan penyeberangan diklaim berjalan tertib dan terkendali.
Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, memastikan kesiapan layanan. Baik operasional maupun fasilitas, untuk antisipasi lonjakan penumpang.
GM ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menjelaskan dermaga beroperasi dengan skema multi-dermaga. Tujuannya, agar distribusi penumpang dan kendaraan merata.
Roda dua hingga bus dilayani di Bakauheni. Truk besar dialihkan ke Pelabuhan BBJ Muara Pilu.
Kendaraan logistik tertentu diarahkan ke buffer zone dan rest area tol. “Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan,” jelas Partogi.
Data Posko Bakauheni mencatat 146 trip kapal dalam 24 jam terakhir. Total 51.751 penumpang, naik 30,5 persen dari tahun lalu.
Kendaraan yang menyeberang 14.094 unit. Sepeda motor melonjak 59,4 persen dan kendaraan logistik 189,6 persen.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengingatkan masyarakat beli tiket via aplikasi Ferizy. “Saat ini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan,” tegasnya.
ASDP memproyeksikan puncak arus balik pada Selasa (24/03) dan Rabu (25/03). Penyeberangan Sumatera–Jawa diyakini lancar.














