Jakarta – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) menjadi sorotan. Selebritas dan kreator konten pun ikut membahasnya.
Atta Halilintar dan Anang Hermansyah menanggapi santai kekhawatiran AI yang disebut bisa menggantikan manusia.
Keduanya menjadi pembicara dalam talk show “The Role of AI in Modern Content Creation” yang diadakan SocAI bersama FYC Group.
Acara ini dihadiri KOL dan influencer yang ingin memahami pemanfaatan AI dalam proses kreatif dan pengembangan personal branding.
Atta Halilintar menegaskan AI seharusnya tidak dianggap sebagai ancaman.
“AI itu bukan sesuatu yang berbahaya. Justru ini adalah tools yang bisa membantu kreator bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih kreatif,” ujar Atta, Sabtu (14/2/2026).
“Kreativitas tetap datang dari manusia, AI hanya membantu memperkuat dan memaksimalkan potensi kita,” tambahnya.
Menurut Atta, kreator yang tidak beradaptasi dengan dunia digital yang bergerak cepat berisiko tertinggal.
Ia melihat AI sebagai peluang baru, bukan sekadar tren sesaat.
Anang Hermansyah menyoroti pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi perubahan teknologi.
“Melalui kegiatan ini, SocAI dan FYC Group ingin membangun pemahaman bahwa AI adalah mitra kolaboratif dalam industri kreatif, bukan pengganti manusia,” ungkap Anang.
“Edukasi kepada para KOL dan influencer menjadi langkah penting agar transformasi digital dapat berjalan secara positif dan produktif,” lanjutnya.
Anang mengibaratkan AI seperti alat musik baru yang bisa menghasilkan karya luar biasa jika dimainkan dengan pemahaman dan etika yang tepat.







