Jakarta – Aksi main hakim sendiri yang dilakukan massa terhadap terduga pelaku kejahatan kembali merenggut nyawa di sejumlah daerah.
Di Kabupaten Tabanan, Bali, seorang pria berinisial KD tewas dikeroyok warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Jumat (24/7) dini hari.
Warga mengamuk karena menduga KD hendak mencuri ayam aduan di tengah maraknya kasus pencurian hewan ternak di wilayah tersebut.
Selain menganiaya korban hingga tewas, massa juga membakar sepeda motor milik KD.
Polisi telah menetapkan lima orang sebagai tersangka atas pengeroyokan tersebut dan kini mendalami aksi pembakaran kendaraan itu.
Kasus serupa terjadi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (25/7), yang menewaskan pria berinisial S (33).
Korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlindung di dalam sebuah minimarket.
Massa yang beringas menarik paksa korban dari area kasir lalu melakukan pengeroyokan hingga tewas.
Aparat kepolisian saat ini masih mengusut tuntas dugaan pengeroyokan dan percobaan pencurian tersebut.
Di sisi lain, tindakan kekerasan oleh massa juga menimpa MHS (30) dan AP (29) di Lamongan, Jawa Timur, Jumat (24/6).
Kedua pria tersebut dituduh mencuri besi bekas di sebuah ruko.
AP mengungkapkan bahwa massa tiba-tiba datang, mengikat, dan menghajar mereka tanpa ampun.
“Saya mendapat ancaman dari seseorang yang mengaku pemilik ruko menggunakan benda menyerupai senjata api,” ujar AP.
Ia mengaku mengalami penyiksaan berupa pemukulan dan penyiraman air garam saat dalam kondisi terikat.
Polres Lamongan kini mendalami dua laporan yang masuk secara terpisah.
Pihak pemilik ruko melaporkan dugaan pencurian, sementara MHS dan AP melaporkan tindak kekerasan yang mereka alami.





