Jakarta – Ayudia Bing Slamet berbagi cerita liburan keluarga ke Hong Kong. Ia pergi bersama suami dan anaknya, Sekala.
Mereka menikmati berbagai aktivitas wisata. Ayudia juga tetap menjalankan ibadah sebagai seorang Muslim.
Ayudia menilai liburan keluarga bukan hanya soal tempat baru. Tapi juga bagaimana tetap nyaman menjalankan kebiasaan sehari-hari, termasuk ibadah.
Menurut Ayudia, kemudahan menemukan tempat ibadah dan fasilitas untuk Muslim membuatnya tenang di Hong Kong.
“Di sana, saya bisa menikmati liburan sekaligus tetap menjalankan salat,” katanya.
Ayudia mengunjungi beberapa masjid. Salah satunya Kowloon Mosque & Islamic Centre, masjid terbesar di kota itu.
Masjid ini berada di Tsim Sha Tsui, area wisata dan pusat perbelanjaan. Ia juga beribadah di Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre, yang punya masjid dan kantin halal.
Pengalaman kuliner juga penting bagi Ayudia. Ia ingin mencoba dim sum halal di Hong Kong.
“Saya yakin, perjalanan ke Hong Kong tidak lengkap tanpa mencoba dim sum, hakau, cheung fan, dan tentu saja semuanya harus halal,” ujarnya.
Selain kuliner, Ayudia mengunjungi tempat edukatif dengan anaknya. Ia senang ke museum di kota baru.
Salah satunya M+ Museum di West Kowloon Cultural District. Museum ini punya koleksi budaya visual modern dan kontemporer.
Ayudia juga mengunjungi museum sains dan luar angkasa di Tsim Sha Tsui. Tempat ini punya wahana edukatif untuk anak-anak.








