Berita

Fakta Baru, AS Pakai Data Usang Intelijen, Serang Sekolah Bunuh 168 Siswa di Iran

105
×

Fakta Baru, AS Pakai Data Usang Intelijen, Serang Sekolah Bunuh 168 Siswa di Iran

Sebarkan artikel ini
fakta-baru,-as-pakai-data-usang-intelijen,-serang-sekolah-bunuh-168-siswa-di-iran
fakta baru, as pakai data usang intelijen, serang sekolah bunuh 168 siswa di iran

Minab – Warga Iran bersiap melakukan pemakaman massal pada Selasa (3/3/2026).

Hal ini menyusul serangan udara yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Minab.

Serangan yang diduga dilakukan Israel-AS pada 28 Februari 2026 itu menewaskan 165 siswi dan guru.

Washington – AS disebut bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan 168 anak dan 14 guru di sebuah sekolah dasar di Iran.

Militer AS diduga melakukan serangan itu secara tidak sengaja.

Dua sumber yang mengetahui investigasi awal menyebutkan kesalahan itu mungkin disebabkan informasi usang tentang pangkalan angkatan laut di dekatnya.

Serangan terjadi di sekolah Shajareh Tayyiba, Minab, saat militer AS menggelar operasi terhadap fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di dekatnya.

“Komando Pusat AS membuat koordinat target untuk serangan tersebut menggunakan informasi usang yang diberikan oleh Badan Intelijen Pertahanan, yang berkontribusi pada kesalahan tersebut,” kata sumber.

Citra satelit tahun 2013 menunjukkan sekolah dan pangkalan IRGC dulunya satu kompleks.

Namun, citra tahun 2016 menunjukkan pagar memisahkan sekolah dari pangkalan, dengan pintu masuk terpisah.

Citra Desember 2025 menunjukkan puluhan orang bermain di halaman sekolah.

Presiden Donald Trump mengaku tidak mengetahui laporan yang menyebutkan investigasi militer menemukan AS bertanggung jawab atas serangan tersebut.

“Saya tidak tahu tentang itu,” kata Trump.