Jakarta – Vino G Bastian kembali dengan peran baru. Kali ini, ia bermain di film “Tanah Runtuh” sebagai pemimpin yang mengalami transformasi emosional.
Film ini disutradarai Rudi Soedjarwo. Produksinya ditangani Denny Siregar Production.
Ini adalah kolaborasi kedua mereka setelah “Sayap-Sayap Patah”.
Akun Instagram @dennysiregarproduction menggambarkan film ini. Disebutkan sebagai kisah dua anak kecil yang bertahan di dunia keras.
Vino berperan sebagai pemimpin di wilayah tidak stabil. Pertemuannya dengan dua anak, salah satunya Down syndrome, mengubah hidupnya.
Ia memilih mendampingi mereka. Sisi kemanusiaannya pun muncul. Kekuatan pemimpin diukur dari empati, bukan hanya ketegasan.
“@dennysiregarproduction” menulis, “Tanah Runtuh bukan tentang bencana besar, tapi tentang luka-luka kecil yang sering tak terlihat.”
Film ini mengandalkan gestur dan interaksi. Kisah dua anak menjadi inti narasi, tentang bertahan dan saling menguatkan.
Film ini menolak stigma terhadap anak Down syndrome. Mereka digambarkan sebagai individu utuh yang berperan penting.
“Tanah Runtuh” menunjukkan kemampuan Vino memainkan emosi yang luas. Film ini diharapkan membuka diskusi tentang penerimaan dan empati.








