Ecozone

Wow ! Perusahaan Israel Bisa Bikin Pengisian Daya Baterai Mobil Penuh dalam Lima Menit

232
×

Wow ! Perusahaan Israel Bisa Bikin Pengisian Daya Baterai Mobil Penuh dalam Lima Menit

Sebarkan artikel ini
baterai cepat
Pengisian baterai mobil secara portable Foto: Autoevolution/Nena JaegersbergerNJP

FENESIA – Sebuah perusahaan asal Israel, StoreDot sedang melakukan pengembangan sebuah baterai yang mampu diisi dengan sangat cepat. 

Mengutip dari Guardian, sebuah baterai mobil listrik akan bisa diisi penuh, atau setidaknya mampu digunakan untuk melakukan perjalanan 160 km, hanya dengan pengisian daya lima menit.

StoreDot telah menguji baterai tersebut pada beberapa perangkat yang lebih kecil yakni smartphone, drone, dan skuter listrik. Saat ini mereka telah memproduksi 1.000 baterai lebih untuk dibagikan dan diujicoba perusahaan-perusahaan teknologi dan juga pabrikan mobil.

Daimler, BP, Samsung, dan TDK sudah menanamkan investasinya pada StoreDot. Perusahaan tersebut saat ini sudah mengumpulkan suntikan dana sebanyak USD 130 juta. Atas kemajuan penemuan dan tanaman modal yang didapat, Bloomberg menobatkan StoreDot sebagai ‘New Energy Finance Pioneer’ tahun 2020.

Untuk bisa mengisi baterai dengan super cepat, baterai buatan StoreDot membutuhkan instalasi pengisian daya dengan kekuatan lebih besar. StoreDot menargetkan baterai-baterai untuk mobil listrik tersebut akan mulai didistribusikan pada 2025.

“Masalah utama untuk menggunakan mobil listrik bukan lagi soal harga, tapi perkara ‘keresahan’. Anda takut mogok di jalan raya atau harus duduk selama dua jam menunggu mobil dicas. Tapi jika pengisian daya sama seperti mengisi BBM, semua ‘keresahan’ itu akan hilang,” ungkap Doron Myersdorf, CEO of StoreDot.

“Mengecas baterai lithium-ion hanya lima menit dianggap sesuatu yang tak mungkin. Tapi kami sudah merilis purwarupa lab, kami merilis contoh yang akan digunakan untuk produks masal. Ini menunjukkan kemampuan dan juga kesiapan untuk dilepas secara komersial,” kata Myersdorf.

Jika baterai Li-ion yang beredar di pasaran, rata-rata menggunakan grafit sebagai elektroda, StoreDot menggantinya dengan nanopartikel semikonduktor. Disebutkan nanopartikel ini dibuat menggunakan germanium.

Soal harga, baterai yang dikembangkan oleh StoreDot ini akan memiliki harga yang sama dengan baterai Li-ion yang dipakai masal saat ini.