Jakarta Selatan – Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Tidak ada tanda penganiayaan. Polisi menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI.
Berikut fakta terbaru terkait meninggalnya Lula Lahfah:
Reza Arap mendatangi apartemen Lula setelah mendapat kabar duka. Hal ini diketahui dari keterangan saksi.
“(Keterangan) satu saksi dia (Reza Arap) hadir di TKP pada saat diinfokan meninggal,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Informasi ini masih didalami polisi.
Polisi memeriksa Reza Arap untuk menyelidiki kematian Lula. Pemeriksaan berlangsung sekitar empat jam, mulai pukul 23.00 WIB hingga 03.46 WIB.
“(Ada) 30 pertanyaan (yang diberikan),” ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Total ada enam saksi yang diperiksa. Polisi juga meminta klarifikasi dari rumah sakit terkait riwayat kesehatan Lula.
ART Lula mengaku sempat mendengar Lula mengerang kesakitan sebelum ditemukan meninggal.
Menurut ART, Lula pulang ke apartemen pada Kamis (22/1) sekitar pukul 22.00 WIB. Sekitar pukul 02.00 WIB, ART mendengar suara erangan.
“Terus jam 2 dini hari, ART mendengar dia kayak kesakitan. Setelah itu jam 9 atau jam 10 pagi bangun diketok-ketok kamar nggak dibuka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Lula sempat menjalani operasi batu ginjal. “Almarhum itu habis operasi batu ginjal ya, tanggalnya lagi dicek ke RSPI, habis operasi batu ginjal, sama asam lambung akut,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya.







