Jakarta – Grab Indonesia meluncurkan program “Grab untuk Indonesia” dengan dukungan dana Rp100 miliar. Dana ini diperuntukkan bagi mitra pengemudi.
Peluncuran program berlangsung di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyatakan program ini sebagai komitmen jangka panjang perusahaan. Tujuannya adalah memperkuat kesejahteraan mitra pengemudi ojek online (ojol).
“Mitra pengemudi adalah bagian penting dari fondasi ekosistem ekonomi digital,” kata Neneng.
Menurut Neneng, Grab telah berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional selama lebih dari satu dekade.
Grab mengklaim telah menyumbang sekitar 50 persen dari total PDB industri ride hailing dan pengantaran daring.
Mereka juga mengklaim telah menciptakan 4,6 juta lapangan kerja melalui digitalisasi UMKM.
“Grab meyakini pertumbuhan bisnis berkelanjutan hanya bisa terwujud jika mitra pengemudi merasa aman, berdaya, dan memiliki masa depan,” lanjut Neneng.
Komitmen ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat perlindungan sosial bagi pelaku ekonomi digital.
Neneng menambahkan, semua ini bisa terwujud dengan menjaga keberlanjutan model kemitraan dan struktur bagi hasil yang sudah berjalan.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman turut hadir dalam peluncuran program ini.







