Berita

Penembakan Ibu oleh Agen ICE Guncang AS, Dekat Lokasi George Floyd

118
×

Penembakan Ibu oleh Agen ICE Guncang AS, Dekat Lokasi George Floyd

Sebarkan artikel ini
8632863b564d0999e70ed5e3ba111404.jpg
8632863b564d0999e70ed5e3ba111404.jpg

Minneapolis – Penembakan seorang ibu oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) memicu gelombang protes di berbagai kota di Amerika Serikat. Renee Nicole Good tewas ditembak oleh agen ICE bernama Jonathan Ross dalam sebuah operasi di Minneapolis, Minnesota, Rabu (6/1/2026).

Insiden ini terjadi hanya sekitar 1,6 kilometer dari lokasi kematian George Floyd pada tahun 2020, yang memicu gerakan Black Lives Matter.

Berdasarkan video yang beredar, Ross menembak Good yang berada di dalam mobilnya setelah beberapa kali memerintahkannya untuk berhenti. Mobil korban kemudian menabrak dua kendaraan yang terparkir.

Tewasnya ibu tiga anak ini memicu kemarahan publik. Ribuan orang turun ke jalan di Minneapolis dan kota-kota besar lainnya seperti New York, Chicago, Seattle, Phoenix, Orlando, dan Columbus, Ohio.

Sejumlah pejabat AS mengklaim bahwa Ross terpaksa melepaskan tembakan untuk membela diri. Wakil Presiden AS JD Vance bahkan membela tindakan Ross dan menyatakan bahwa ia pantas mendapatkan penghargaan.

Namun, Gubernur Minnesota Tim Walz dan Wali Kota Minneapolis Jacob Frey membantah klaim pembelaan diri tersebut.

Penembakan ini semakin memperdalam polarisasi di Amerika Serikat.

Jonathan Ross, agen ICE yang menembak Renee Nicole Good, sebelumnya juga terlibat dalam insiden Juni 2025. Saat itu, ia terluka saat mencoba menangkap seorang pelaku kejahatan seksual asal Guatemala. Ross terseret sejauh 90 meter setelah terjerat di jendela kendaraan pelaku yang berusaha melarikan diri. Meskipun sempat menembakkan Taser, pelaku berhasil kabur dan kemudian dihukum karena menyerang petugas federal.