Berita

Romo Mudji Meninggal Dunia: Indonesia Kehilangan Sosok Budayawan Inspiratif di Usia 71

100
×

Romo Mudji Meninggal Dunia: Indonesia Kehilangan Sosok Budayawan Inspiratif di Usia 71

Sebarkan artikel ini
01e4970efe0f58ee3beb9e00a0dcc7f7.jpg
01e4970efe0f58ee3beb9e00a0dcc7f7.jpg

Jakarta – Kabar duka menyelimuti dunia Katolik dan seni budaya Indonesia. Franciscus Xavier Mudji Sutrisno atau yang akrab disapa Romo Mudji, seorang rohaniwan, filsuf, dan seniman terkemuka, meninggal dunia pada Minggu malam (28/12/2025) di Rumah Sakit Carolus, Jakarta. Ia menghembuskan napas terakhirnya di usia 71 tahun akibat sakit yang dideritanya.

Semasa hidupnya, Romo Mudji dikenal luas atas kontribusinya di berbagai bidang.

Misa requiem akan diadakan dua kali, pada 29 dan 30 Desember, di Kapel Kolese Kanisius, Jakarta.

Jenazah Romo Mudji rencananya akan dimakamkan di Taman Maria Ratu Damai, Girisonta, Semarang, Jawa Tengah pada 31 Desember 2025.

Sebagai seorang seniman, Romo Mudji pernah menggelar pameran sketsa bertajuk ‘Kumandang ing Sepi’ di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko Solo pada 2018.

Salah satu karya favoritnya adalah ‘Mengheningi Gandawyuha Borobodur’, yang menurutnya menggambarkan pencarian kehidupan sejati.

Romo Mudji juga dikenal sebagai penulis produktif.

Sejak 1983, ia rutin menulis gagasan dan pandangannya.

Buku terakhirnya, “Sunyi Yang Berbisik,” diterbitkan pada tahun 2020.

Selain itu, Romo Mudji aktif sebagai pemerhati masalah sosial dan budaya.

Ia pernah mengajar filsafat di Universitas Indonesia dan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.

Dedikasinya pada dunia akademik sangat tinggi, terbukti dengan keputusannya mengundurkan diri dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2001-2003 demi fokus mengajar.