Berita

Perumda Padang Pulihkan Layanan Air, Percepat Perbaikan Intake Palukahan

161
×

Perumda Padang Pulihkan Layanan Air, Percepat Perbaikan Intake Palukahan

Sebarkan artikel ini
perumda-padang-pulihkan-layanan-air,-percepat-perbaikan-intake-palukahan
perumda padang pulihkan layanan air, percepat perbaikan intake palukahan

Padang – Lebih dari 100 ribu pelanggan Perumda AM Kota Padang bisa bernapas lega. Layanan air bersih kembali mengalir setelah sempat terhenti akibat banjir bandang.

Sebagian besar dari 130 ribu pelanggan yang terdampak kini sudah bisa menikmati air bersih. Namun, pemulihan belum merata di semua wilayah.

Prioritas utama saat ini adalah kawasan Utara Kota Padang. Wilayah ini sangat bergantung pada Intake Palukahan Koto Tangah yang mengalami kerusakan parah.

Anggota DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau langsung kondisi Intake Palukahan pada Minggu (21/12/2025). Ia didampingi oleh Anggota DPRD Sumbar, Helmi Moesim, serta jajaran Perumda AM Padang.

Zigo mengapresiasi kinerja cepat Perumda AM Padang dalam menangani dampak banjir. “Kita apresiasi kinerja Perumda AM Padang yang bekerja lebih cepat dari perkiraan,” ujarnya.

Perbaikan Intake Palukahan yang sebelumnya diperkirakan memakan waktu dua bulan, kini dipercepat. Diproyeksikan sudah bisa berfungsi darurat pada pekan ini.

Pemasangan pipa transmisi dari intake ke IPA sudah mencapai 700 meter. Ditargetkan bisa digunakan pada Rabu.

“Pipa transmisi sudah terpasang lebih 700 meter. Rabu depan sudah bisa digunakan,” jelasnya.

Perumda AM Padang bekerja sama dengan Balai BPBK Sumbar dalam pemasangan pipa. Air sudah mengalir dari intake ke IPA melalui satu jalur pipa.

Rencananya, akan dipasang dua pipa berdiameter 250 milimeter. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas aliran air.

Cuaca ekstrem dan keterbatasan tenaga menjadi kendala utama. Hujan deras bisa menyebabkan permukaan air sungai naik secara tiba-tiba.

Dengan satu pipa yang sudah terpasang dan dukungan dari IPA Taban, sekitar 85 persen wilayah layanan Utara sudah terlayani.

Uji coba aliran air dijadwalkan pada Selasa. Air ditargetkan masuk ke IPA pada Rabu.

“Target awal Januari. Sekarang dipercepat. Rabu air sudah masuk ke IPA,” tegasnya.

Dirut Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan percepatan penanganan darurat dilakukan dengan menyambung pipa bekas. Hal ini dilakukan untuk mempercepat aliran air.

Saat ini, sekitar 30 ribu pelanggan masih belum menerima layanan air bersih. Setelah Intake Palukahan beroperasi penuh, 86 persen pelanggan diproyeksikan akan terlayani.

“Jika Intake Palukahan aktif, 86 persen pelanggan sudah terlayani,” kata Hendra.

Perumda AM Kota Padang menyiapkan 50 unit tedmon dan 20 unit tangki mobil. Ini untuk distribusi air bersih darurat ke wilayah yang belum teraliri.

Wilayah Utara menyisakan 4.000 hingga 5.000 pelanggan yang belum teraliri air bersih. Seluruh wilayah tersebut ditargetkan terlayani setelah IPA Palukahan beroperasi optimal.

Kepala Balai PBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, menambahkan pemasangan dua pipa 250 mm sudah cukup untuk kondisi darurat. “Ini sudah bisa untuk menangani darurat,” ujarnya.