Serang – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan hak seluruh masyarakat Indonesia untuk memiliki rumah layak. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri acara Akad Massal 50.030 KPR FLPP dan penyerahan kunci rumah subsidi di Serang, Banten, Sabtu (20/12).
Prabowo secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada 10 penerima dari berbagai profesi. Termasuk guru, penyandang tunanetra, tukang pijat, pedagang kopi keliling, pengemudi ojek online, penjual seblak, nelayan, dan tukang cukur.
“Ada ART bisa punya rumah dari gajinya sendiri. Ada guru, ada pengemudi ojek, dan ini yang kita inginkan,” ujar Prabowo.
Ia menekankan bahwa tujuan utama kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat. Termasuk memastikan rakyat kecil memiliki rumah yang layak.
“Tujuan kita merdeka adalah rakyat sejahtera. Hari ini merupakan upaya kita untuk membantu rakyat yang paling lemah,” kata Prabowo.
Program akad massal 50.030 rumah subsidi ini disebut sebagai langkah nyata pemerintah. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
“Mereka harus punya rumah yang layak. Ini usaha yang sangat membanggakan, tapi masih jauh daripada yang harus kita capai,” ucapnya.
Prabowo juga menyoroti pentingnya pemerintahan yang bersih. Agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh rakyat.
“Pemerintah yang bersih adalah kunci kebangkitan suatu bangsa,” tegasnya.
Meskipun bangga dengan akad massal ini, Prabowo menyadari cita-citanya untuk melihat seluruh rakyat Indonesia memiliki rumah masih jauh. Mengingat masih ada 29 juta orang yang belum memiliki rumah.Serang – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh masyarakat Indonesia berhak memiliki rumah yang layak. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri acara Akad Massal 50.030 KPR FLPP dan Serah Terima Kunci rumah subsidi di Serang, Banten, Sabtu (20/12).
Prabowo secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada 10 penerima dari berbagai profesi, termasuk guru, penyandang tunanetra, tukang pijat, pedagang kopi keliling, pengemudi ojek online, penjual seblak, nelayan, dan tukang cukur.
“Ada ART bisa punya rumah dari gajinya sendiri. Ada guru, ada pengemudi ojek, dan ini yang kita inginkan,” ujar Prabowo.
Ia menekankan bahwa tujuan utama kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat, termasuk memastikan rakyat kecil memiliki rumah yang layak.
“Tujuan kita merdeka adalah rakyat sejahtera. Hari ini merupakan upaya kita untuk membantu rakyat yang paling lemah,” kata Prabowo.
Program akad massal 50.030 rumah subsidi ini disebut sebagai langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
“Mereka harus punya rumah yang layak. Ini usaha yang sangat membanggakan, tapi masih jauh daripada yang harus kita capai,” ucapnya.
Prabowo juga menyoroti pentingnya pemerintahan yang bersih agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh rakyat.
“Pemerintah yang bersih adalah kunci kebangkitan suatu bangsa,” tegasnya.
Meskipun merasa bang







