Berita

Daerah Berikan Bantuan ke Sumatera Capai Rp 48 Miliar

121
×

Daerah Berikan Bantuan ke Sumatera Capai Rp 48 Miliar

Sebarkan artikel ini
mendagri-ungkap-total-bantuan-pemda-untuk-sumatera-capai-rp-48-miliar
mendagri ungkap total bantuan pemda untuk sumatera capai rp 48 miliar

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa sejumlah pemerintah daerah di luar wilayah terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatera turut memberikan bantuan, baik dalam bentuk anggaran maupun barang. Penjelasan itu disampaikan pada konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat, 19 Desember 2025.

Dia merinci sumbangan dari sejumlah daerah: Kalimantan Timur Rp 500 juta; Jawa Barat Rp 7 miliar; Sulawesi Utara Rp 1,5 miliar; Kalimantan Utara Rp 1 miliar; Sulawesi Selatan Rp 4 miliar; Jawa Tengah Rp 1,3 miliar; dan Jawa Timur Rp 5 miliar. Helikopter Caracal TNI AU juga mendaratkan bantuan di Bener Meriah, Aceh Tengah.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung dalam penyaluran bantuan tersebut. Selain itu, bantuan juga datang dari Nusa Tenggara Timur sebesar Rp 1,5 miliar; Sumatera Selatan Rp 2,6 miliar dalam bentuk barang; Banten Rp 3 miliar; Kalimantan Tengah Rp 3 miliar; Sulawesi Barat Rp 1 miliar; DKI Jakarta Rp 3 miliar yang disalurkan langsung ke Kota Lhokseumawe beserta kebutuhan lainnya dalam bentuk barang; Maluku Utara Rp 2 miliar; Bengkulu Rp 4,3 miliar; serta Gorontalo Rp 1 miliar.

Mendagri menyebut total bantuan dari pemerintah daerah mencapai sekitar Rp 43 miliar. APKASI, lembaga yang dipimpin Bupati Lahat Bursah Zarnubi, juga menyampaikan dukungan sekitar Rp 5 miliar. Dengan demikian, total dukungan dari daerah dan APKASI mencapai sekitar Rp 48 miliar.

Atas penyaluran anggaran tersebut, Mendagri mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah bekerja cepat. “Kami mengucapkan terima kasih atas kekompakan semua pemda dan semua unsur forkopimda, serta semua pihak yang telah bergerak sehingga bekerja dengan cepat. Dan kita sudah lihat banyak hasilnya,” kata Tito.

Di sisi lain, Tito juga meminta maaf kepada masyarakat jika penanganan banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera masih banyak kekurangan. “Dengan segala kerendahan hati kami minta maaf ya bila ada kekurangan,” ujarnya. Ia mengakui medan yang sulit dijangkau menjadi tantangan bagi pemerintah, namun menegaskan pemerintah akan membantu para korban bencana Sumatera dengan sekuat tenaga.