Berita

Ibas Tinjau Irigasi Magetan, Dorong Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan

89
×

Ibas Tinjau Irigasi Magetan, Dorong Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
ibas-pastikan-p3tgai-tepat-sasaran,-irigasi-kuat-jadi-kunci-kesejahteraan-petani
ibas pastikan p3tgai tepat sasaran, irigasi kuat jadi kunci kesejahteraan petani

Magetan – Sektor pertanian di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mendapat sorotan positif dari Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Ibas menekankan pentingnya penguatan sistem irigasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.

Hal ini disampaikan Ibas saat meninjau Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Magetan, Kamis (18/12/2025).

Ibas mengapresiasi surplus pangan yang dihasilkan Magetan.

“Alhamdulillah, Magetan surplus. Dari sekitar 240 ton produksi padi, kebutuhan konsumsi hanya sekitar 100 ton, sehingga ada surplus kurang lebih 140 ton,” ungkap Ibas saat berdialog dengan warga Desa Banyudono.

Menurutnya, surplus ini adalah berkah dan kekuatan pangan yang harus dijaga.

Ibas menegaskan dukungan Partai Demokrat untuk kesejahteraan dan kemandirian petani. Ia mendorong pemanfaatan hasil pertanian desa untuk memenuhi kebutuhan lokal dan membantu daerah lain, termasuk yang terkena bencana.

“Jika kita surplus beras, insya Allah bisa membantu saudara-saudara kita di daerah lain,” ujarnya.

Ibas menekankan peran vital sistem irigasi yang memadai dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian. Program P3TGAI dinilai sebagai solusi nyata untuk meningkatkan produktivitas.

Seorang petani setempat merasakan langsung manfaat program ini. Sebelum P3TGAI, lahan sawah hanya bisa panen sekali setahun, namun kini bisa mencapai tiga kali panen.

Selain itu, Ibas menyoroti perlindungan petani saat panen, termasuk menjaga dari impor beras dan memastikan harga gabah yang layak.

Ia juga siap mendorong pembangunan sumur bor untuk lahan yang belum terairi secara optimal.

“Jika program memungkinkan, Banyudono mendapatkan kesempatan untuk dibangun sumur bor agar sawah-sawahnya bisa berkembang lagi!” pungkasnya.

Ibas juga menyoroti pentingnya pendidikan dan kesehatan sebagai pilar utama pembangunan manusia.

“Anak-anak kita tidak boleh putus sekolah. Mereka harus sehat, bergizi, berilmu, dan kelak menjadi tunas bangsa yang membanggakan,” tegasnya.