Jakarta – Warga Jakarta diminta waspada! Angin kencang berpotensi melanda ibu kota dalam beberapa hari ke depan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem ini.
Pemicunya adalah aktivitas Siklon Tropis Bakung di Samudera Hindia.
Selain Siklon Tropis Bakung, bibit siklon tropis 93S dan 95S juga turut berdampak pada kondisi cuaca di Jakarta.
“Ada dua siklon tropis di Samudera Hindia yakni siklon tropis bakung dan bibit siklon tropis 93S di selatan pulau Jawa,” ujar Ketua Subkelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, Michael Oktaviyanes Sitanggang.
Kondisi ini memicu peningkatan angin kencang, pertumbuhan awan hujan intens, serta pasang air laut yang lebih tinggi dari normal.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk memastikan saluran air tidak terhambat.
Selain itu, warga juga diimbau untuk menyiapkan tas siaga bencana.
“Karena kita tidak pernah tahu kapan bencana itu bisa terjadi, bisa dalam waktu yang sangat cepat, bisa dalam waktu yang berkala,” kata Michael.
“Menyiapkan tas siaga bencana sebagai bentuk kesiapsiagaan,” imbuhnya.
Puncak musim hujan di Jakarta diperkirakan akan berlangsung hingga Februari 2026.







