Berita

Kebakaran Terra Drone Tewaskan 22 Orang

121
×

Kebakaran Terra Drone Tewaskan 22 Orang

Sebarkan artikel ini
2bbd71988ef492ee1894a4ba7e83b376.jpg
2bbd71988ef492ee1894a4ba7e83b376.jpg

Jakarta – Kepolisian segera mendalami dugaan unsur pidana menyusul tragedi kebakaran di sebuah gedung enam lantai di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menewaskan 22 orang. Pemilik gedung dan penanggung jawab PT Terra Drone akan dipanggil untuk dimintai keterangan dalam rangka penyelidikan ini.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Roby Saputra, menyatakan pemanggilan ini bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian yang berujung pada insiden fatal tersebut.

“Kami akan berkomunikasi dan memeriksa pemilik gedung maupun penanggung jawab perusahaan,” ujar Roby di lokasi kebakaran, Selasa malam, 9 Desember 2025.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa empat karyawan dan dua petugas bagian personalia perusahaan. Penyelidikan berfokus pada identifikasi dugaan kelalaian, baik dari operator, manajemen, maupun pemilik gedung.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro, sebelumnya menyebutkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh baterai unit drone yang terbakar di salah satu lantai. Namun, kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan tim laboratorium forensik Polri.

Selain menggali keterangan dari saksi-saksi, penyidik juga akan memeriksa kelengkapan izin bangunan sebagai bagian dari proses investigasi. “Kami akan memastikan apakah penyebab kebakaran berkaitan dengan kelalaian atau faktor lain,” tambah Susatyo.

Tragedi ini merenggut nyawa 22 orang, terdiri atas 15 perempuan dan 7 laki-laki. Seluruh jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

Kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 12.43 WIB. Sebanyak 28 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, dan api berhasil dipadamkan pada pukul 15.00 WIB. Proses evakuasi korban berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB.