Berita

Banjir Sumatera Barat Renggut 770 Nyawa, BNPB Lakukan Pembaruan Data

621
×

Banjir Sumatera Barat Renggut 770 Nyawa, BNPB Lakukan Pembaruan Data

Sebarkan artikel ini
076a91d7a89504e097aba60333fe8f6b.jpg
076a91d7a89504e097aba60333fe8f6b.jpg

Aceh – Duka mendalam menyelimuti tiga provinsi di Sumatera setelah banjir bandang dan tanah longsor mengakibatkan sedikitnya 770 jiwa meninggal dunia hingga sore 3 Desember 2025. Bencana dahsyat ini melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, membuat ribuan rumah rusak dan jutaan warga terdampak. Menanggapi situasi genting ini, Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung lokasi terdampak dan menegaskan ketersediaan anggaran penuh dari pemerintah pusat untuk penanganan dan pemulihan.

Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dirilis Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Abdul Muhari dalam jumpa pers virtual pada Rabu (3/12/2025) menyebutkan, selain 770 korban meninggal yang telah tervalidasi, tercatat pula 463 jiwa masih dinyatakan hilang dan terus dalam pencarian.

Rincian korban meninggal adalah 277 jiwa di Aceh, 299 jiwa di Sumatera Utara, dan 194 jiwa di Sumatera Barat. Sementara itu, korban hilang di Aceh berjumlah 193 jiwa, Sumatera Utara 159 jiwa, dan Sumatera Barat 111 jiwa.

Tak hanya korban jiwa, data Pusdatin BNPB juga memaparkan kerusakan pada ribuan rumah warga. Sebanyak 3.300 rumah tercatat rusak berat. Selain itu, 2.100 rumah dan 4.900 rumah lainnya dilaporkan mengalami rusak ringan.

Sejumlah fasilitas umum vital turut hancur dihantam bencana. Data menunjukkan, jembatan mengalami kerusakan hingga 45,48 persen, fasilitas pendidikan 32,92 persen, fasilitas ibadah 20,21 persen, dan fasilitas kesehatan 1,38 persen.

Dampak bencana ini menyentuh populasi yang sangat luas. Lebih dari 3,2 juta jiwa masyarakat di 50 kabupaten di tiga provinsi tersebut terdampak langsung. Rinciannya, 1,6 juta jiwa di Sumatera Utara, 1,5 juta jiwa di Aceh, dan 140.500 jiwa di Sumatera Barat.

Presiden Prabowo Subianto sendiri telah meninjau langsung empat titik lokasi terdampak bencana pada Senin (1/12/2025). Kunjungan tersebut meliputi Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Medan di Sumatera Utara, Aceh Tenggara, serta Padang Pariaman di Sumatera Barat.

Saat berada di Aceh Tenggara, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu para korban. “Alhamdulillah kita punya anggarannya, kita lakukan penghematan banyak di pusat supaya sebanyak mungkin bantuan, sebanyak mungkin kita bisa membantu kepentingan rakyat di paling bawah, desa, kecamatan. Itu sasaran kita,” ujar Prabowo saat menemui pengungsi di Kutacane, Pulo Sanggar.

Di Kasai Permai, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Prabowo kembali menekankan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat berjuang sendirian dalam menghadapi musibah ini.

BNPB menyatakan, data dampak bencana ini masih akan terus diperbarui secara berkala seiring proses pendataan dan penanganan di lapangan.