FeedSport

Banjir Thailand Ancam SEA Games 2025, 10 Cabor Dipindahkan ke Bangkok

205
×

Banjir Thailand Ancam SEA Games 2025, 10 Cabor Dipindahkan ke Bangkok

Sebarkan artikel ini
ae27f650ced827cf0a9396f27e0873cc.jpg
ae27f650ced827cf0a9396f27e0873cc.jpg

Bangkok – Sepuluh cabang olahraga pada SEA Games 2025 yang semula akan diselenggarakan di Songkhla, Thailand, dipindahkan ke Bangkok setelah wilayah selatan Thailand dilanda banjir besar pada Rabu, 26 November 2025. Bersamaan dengan penyesuaian lokasi ini, Kamboja dilaporkan menarik diri dari delapan cabang olahraga, termasuk sepak bola putra, dalam ajang yang akan berlangsung pada 9–20 Desember 2025 tersebut.

Pemindahan venue dipicu oleh kekhawatiran terkait surutnya air banjir yang tidak tepat waktu serta kondisi arena pertandingan yang tidak lagi ideal. Banjir besar yang melanda Songkhla menyebabkan kerusakan infrastruktur dan memicu kekhawatiran penyebaran penyakit pascabanjir di kalangan negara peserta.

Wakil Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Nasional Thailand (NOCT), Chalitrat Chantarubeksa, mengumumkan keputusan ini usai rapat bersama Ketua Komite SEA Games ke-33 Chaiyapak Siriwat, Menteri Pariwisata Atthakorn Sirilatthayakorn, serta perwakilan negara peserta. Sepuluh cabang olahraga yang terdampak meliputi tinju, pencak silat, sepak bola, catur, judo, kabaddi, karate, gulat, petanque, dan wushu, dengan total potensi 109 medali emas.

Asosiasi olahraga kini tengah bergerak mencari venue alternatif di ibu kota. Dengan demikian, SEA Games 2025 akan dipusatkan di Bangkok dan Chonburi, tidak lagi melibatkan Songkhla sebagai tuan rumah. Thailand juga akan menyiapkan mekanisme kompensasi bagi negara-negara yang telah memesan tiket dan akomodasi di Songkhla. Pengumuman resmi rencana pemindahan venue dijadwalkan setelah pemberitahuan kepada Komite Olimpiade Nasional pada Jumat, 28 November.

Di tengah penyesuaian venue, SEA Games 2025 juga menghadapi tantangan lain dengan keputusan Kamboja menarik diri dari sejumlah cabang olahraga.

Komite Olimpiade Kamboja telah mengirim dokumen resmi kepada panitia penyelenggara SEA Games ke-33 mengenai penarikan atlet dari delapan cabang olahraga. Cabang-cabang tersebut adalah judo, karate, pencak silat, petanque, gulat, wushu, sepak bola, dan sepak takraw. Sebelumnya, Kamboja juga menolak berpartisipasi pada biliar dan muaythai. Mereka menyatakan alasan keamanan dan perlindungan keselamatan atlet menjadi dasar keputusan ini.

Dengan penarikan ini, Kamboja hanya akan mengikuti 13 cabang olahraga, yaitu renang, atletik, esports, anggar, senam, jujitsu, kickboxing, taekwondo, berkuda, jetski, triathlon, teqball, dan bola voli. Penarikan dari sepak bola putra secara khusus membuat Grup A kini hanya berisi dua tim, yakni Thailand dan Timor Leste. Hingga kini, panitia belum memutuskan apakah akan melakukan undian ulang untuk cabang tersebut.