Berita

Ibu Alvaro Beberkan Temperamen Pembunuh Anaknya

130
×

Ibu Alvaro Beberkan Temperamen Pembunuh Anaknya

Sebarkan artikel ini
ibu-kandung-ungkap-perangai-buruk-ayah-tiri-alvaro
ibu kandung ungkap perangai buruk ayah tiri alvaro

Jakarta – Sifat temperamental disebut menjadi pemicu utama perceraian Arum dengan Alex Iskandar (49), pria yang tega membunuh anak kandungnya, Alvaro Kiano Nugroho (6).

Hal itu diungkapkan Arum, ibu kandung Alvaro, di kediamannya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta, Selasa (25/11).

Arum menuturkan, Alex yang merupakan ayah tiri Alvaro, tidak bisa menerima kehadiran anak-anaknya.

“Pisah udah lama, terus karena dia orangnya temperamen dan dia tidak bisa menerima anak-anak, jadi saya memutuskan untuk pisah,” kata Arum.

Setelah berpisah pada April 2024, Alex disebut berulang kali meminta rujuk. Padahal, keduanya baru menikah pada Desember 2023.

“Ya, dia pengen banget kayak balik lagi aja gitu, cuma aku dulu enggak mau, kayak udah enggak bisa. Enggak bisa karena dia enggak bisa terima anak-anak,” ujarnya.

Selain itu, Arum mengungkapkan Alex sempat mengancam akan menculik Alvaro. “Dia pernah melontarkan itu, kirain cuma bercanda, enggak akan terjadi,” imbuhnya.

Arum juga mengaku kerap mengalami kekerasan akibat temperamen Alex. Namun, ia memilih diam demi menjaga keutuhan rumah tangga. Ia membantah isu perselingkuhan dan menyebut Alex sebagai sosok pencemburu.

“Kalau dia bikin statement saya selingkuh atau itu, enggak ngerti itu alibi dia dari mana. Jangankan dia bilang selingkuh, saya sama orang keluarga terdekat aja dia cemburu,” tegasnya.

Alex Iskandar ditemukan tewas di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11) pagi. Polisi menduga Alex bunuh diri dengan cara gantung diri setelah ditangkap.

Jenazah Alex telah dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU Kedaung, Kota Tangerang.

Pihak kepolisian memberikan pendampingan psikologis (trauma healing) kepada keluarga Alvaro.

Sebelumnya, polisi mengungkap Alex Iskandar sebagai pelaku pembunuhan Alvaro. Alvaro ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Motif pembunuhan diduga karena Alex cemburu kepada istri.