Jakarta – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, menyerukan penguatan peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di era digital. Tujuannya, menjaga kualitas ruang publik.
Seruan ini Ibas sampaikan saat audiensi dengan KPI di Gedung DPR RI, Senin (17/11/2025).
Ibas menilai KPI punya peran strategis dalam membentuk karakter bangsa.
“Penyiaran bukan sekadar industri, ia adalah cermin peradaban,” tegas Ibas.
Perubahan media yang pesat menuntut KPI lebih relevan dan berdaya saing.
Dalam audiensi tersebut, Ibas menyampaikan sepuluh poin penguatan KPI.
Poin-poin tersebut meliputi:
- Memperkuat independensi KPI.
- Menegakkan aturan secara konsisten.
- Mengadopsi transformasi digital.
- Menguatkan literasi media.
- Memprioritaskan perlindungan anak.
- Memperkuat indeks kualitas program.
- Menjamin transparansi pengaduan publik.
- Mendorong konten lokal.
- Mengoptimalkan dukungan pendanaan.
- Mengadaptasi teknologi AI.
“KPI adalah benteng terakhir kita,” ujar Ibas.
Komisioner KPI, Aliyah, menyampaikan tantangan pengawasan konten di era digital.







